Rickie Fowler Berbagi Pimpinan di US Open

Rickie Fowler kerap disebut sebagai pemain terbaik tanpa gelar mayor. Pada putaran pertama US Open di Pebble Beach kali ini penampilannya cukup menjanjikan untuk meraih gelar itu.

Fowler membukukan skor 5-under 66 yang mengesankan untuk berbagi pimpinan gelombang awal dengan Louis Oosthuizen dan Xander Schauffele pada hari Kamis.



Pemain paling populer yang sekarang berusia 30 tahun ini memiliki lima kemenangan PGA TOUR, termasuk Players Championship 2015.

Datang ke US Open ke-119 ini Fowler 10 kali berada di top-10 kejuaraan mayor. Pada tahun 2014 dia berada di peringkat 5 besar dari keempat mayor.

Namun sejauh ini tidak ada piala mayor. Dia mengaku tidak khawatir.

“Jelas ada banyak pemain hebat yang belum memenangkan satu mayor. Itu bukan sesuatu yang saya pikirkan atau khawatirkan. Saya tahu bahwa ketika waktunya tepat, itu akan terjadi,” kata Fowler.

Fowler sangat sadar Phil Mickelson memenangkan mayor pertamanya di usia 30-an. Jason Day memiliki sembilan top-10 di mayor sebelum kemenangan pertamanya. Contohnya di mana-mana pemain bagus mengambil waktu.

Fowler tampak tenang sepanjang putaran hari Kamis dengan memukul 13 dari 14 fairway dan 15 dari 18 green. Dia membuatnya terlihat mudah kali ini.

Rickie Fowler Klaim Gelar Waste Management Phoenix Open Meski Sempat Kehilangan Keunggulan 5

Rickie Fowler mengawali hari final Waste Management Phoenix Open di TPC Scottsdale dengan keunggulan empat pukulan atas Matt Kuchar dan mempertahankan keunggulan hingga sembilan hole, meskipun ada double bogey di hole ke-5.



Dia kemudian memperpanjang keunggulannya menjadi lima tembakan setelah birdie di hole ke-10.

Tapi kemudian datang hole ke-11 dan peristiwa aneh.

Setelah menemukan rough yang tepat dengan tembakan tee-nya, tembakan kedua Fowler terlalu pendek sebelah kanan green. Dia melakukan pukulan ketiga, pitch, berguling melintasi green dan ke danau kiri di belakang green. Dia memilih untuk drop dari belakang green, dekat tempat bola melintas ke area penalti.

Setelah jatuh dua kali dan bola kembali ke air, Fowler menempatkan bola di atas rumput pendek dan bersiap untuk memainkan apa yang akan menjadi pukulan kelimanya. Tetapi setelah Fowler berjalan ke green untuk mensurvei tembakannya, bola barunya berguling beberapa meter ke air.

Setelah berkonsultasi dengan petugas PGA Tour, Slugger White, dianggap bahwa bola Fowler telah diam setelah ia meletakkannya, artinya ia harus mengambil tembakan penalti lagi, sama seperti jika ia menabraknya ke dalam air. Fowler harus menjatuhkan lagi dua kali, lalu menempatkan bola lagi. Dari sana ia memukul tembakan keenamnya.

Fowler melakukan chipping dan membuat putt 17 kaki untuk triple-bogey tujuh. Dia beranjak dari ayunan ketiganya ke pukulan keenam dengan ganjaran hukuman dan beberapa drop.

Itu, plus birdie pada 12 oleh Brendan Grace, menghapus keunggulan Fowler.

Dan berikut ini fakta dari PGA Tour:

Sejak 1983, tidak ada pegolf yang memenangkan pertandingan setelah membuat double bogey dan triple bogey atau lebih buruk di babak final. Fowler akan menjadi yang pertama.

Pada 15, Fowler mencapai par-5 dalam dua dan kemudian dua-putt untuk birdie untuk tie memimpin bersama Grace.

Beberapa saat kemudian pada hole 17, bola Grace masuk air. Tembakan tee-nya masuk ke danau di sebelah kiri green, chip-nya melintasi green ke dalam bunker dan dia berakhir dengan bogey.

Ketika itu terjadi, Fowler par di hole 16 untuk mengklaim keunggulan satu pukulan di 16-under.

Fowler kemudian memukul drive ke green pada 17, dan membuat birdie untuk mendapatkan 17-under dan naik dua pukulan.

Tembakan tee yang melenceng di 18 terbukti tidak berbahaya, karena Fowler mengamankan par untuk memastikan kemenangan.

Babak final Fowler 74 adalah skor babak final tertinggi oleh seorang pemenang di Phoenix Open.

Rickie Fowler Menang, Tiger Woods Unggul atas No. 1 Dunia

Tiger Woods kembali dengan setelan warna merah tradisional di hari Minggu, tapi tak ada yang bisa menandingi permainan si oranye Rickie Fowler di putaran final Hero World Challenge.

Fowler memulai hari final dengan tujuh birdie berturut-turut dan mencetak 11-under 61 untuk menang dengan empat pukulan. Pemain usia 28 tahun ini sebelumnya tertinggal tujuh pukulan dari pemimpin skor sepanjang 54 hole  Charley Hoffman. Fowler tidak membuang waktu percuma dan membuat sembilan birdie di 11 hole pertama untuk unggul di  Albany Golf Club.

Tommy Fleetwood dan Jordan Spieth berada di T-3 dengan 12 under bersama Hideki Matsuyama, Patrick Reed dan Justin Rose berada di T-5 dengan 11 under.

Woods kembali bangkit setelah skor mengecewakan 75 di putaran ketiga, mencetak satu eagle di hole ketujuh par-4 dan membukukan nilai 31 di front nine. Dia akhirnya membukukan 4-under 68 untuk finis T-9 bersama Matt Kuchar, mengalahkan  PGA Tour Player of the Year Justin Thomas, Pemain No. 1 Dunia Dustin Johnson dan juara U.S. Open Brooks Koepka.

Patton Kizzire Kalahkan Rickie Fowler di Meksiko

Patton Kizzire meraih gelar pertamanya di PGA Tour pada turnamen OHL Classic di Mayakoba, El Camaleon Golf Club, Playa Del Carmen, Meksiko, dengan keunggulan satu pukulan. Pemain usia 31 tahun ini harus memainkan 36 hole di hari terakhir karena cuaca buruk di dua hari sebelumnya yang memaksa penundaan permainan.

Memimpin bersama setelah 36 hole saat memasuki hari terakhir, Kizzire mencetak skor 66 untuk memimpin setelah 54 hole dengan keunggulan satu pukulan lalu menutup putaran akhir pada sore hari dengan skor 67 untuk meraih kemenangan satu pukulan di 19 under.

Rickie Fowler, yang sama-sama memimpin setelah 36 hole, ketinggalan tiga pukulan dari Kizzire  dengan sisa tiga hole lagi tapi dia membuat birdie di hole 16 dan 17 untuk mempersempit selisih jadi satu pukulan sehingga menambah ketegangan. Sepertinya playoff bakal terjadi ketika Kizzire memukul terlalu ke kiri hingga ke rough. Dia dia membuat pukulan bagus hingga ke jarak 20 kaki dari lubang. Fowler, dari fairway, hanya berhasil mendekati lubang 25 kaki lalu mencoba birdie tapi gagal. Kizzire membuat par dan menang.

Dengan kemenangan ini, Kizzire meraih tiket untuk bermain di Masters 2018.

Rickie Fowler Akan Mengenakan Sepatu Puma Bertema Presidents Cup

Sepatu Rickie Fowler akan tampil sangat patriotik minggu ini di Liberty National New Jersey.

Fowler akan mengenakan versi merah, putih, biru dari sepatu TitanTour Ignite dan TitanTour Ignite Hi-Top saat dia bermain di Presidents Cup 2017.

Bagian atas dan lidah masing-masing sepatunya menampilkan desain keren yang memadukan inisial Rickie dengan nama kakeknya dalam aksara Jepang, yang dia buatkan tatonya juga di bisepnya. Proses electroplating krom digunakan di bagian sole untuk menciptakan efek cermin.