Jokowi Resmikan MRT Lebak Bulus-Bundaran HI, Gratis hingga 1 April

Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus-Bundaran HI pada Minggu (24/3), di kawasan Bundaran HI, Jakarta, yang disaksikan ribuan warga. Selain itu, Presiden juga mencanangkan pembangunan MRT Fase II Bundaran HI-Kota sepanjang 8,7 km. Pada awal sambutannya, Jokowi mengatakan dengan pengoperasian MRT Jakarta maka dimulai peradaban baru di wilayah Ibu Kota Jakarta.

Continue reading “Jokowi Resmikan MRT Lebak Bulus-Bundaran HI, Gratis hingga 1 April”

Jokowi Coba MRT dari Stasiun Bundaran HI hingga Lebak Bulus

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencoba moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT) pada Selasa (6/11/2018) pagi.



Jokowi  berangkat dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia dan naik ke kereta MRT sampai ke depo Lebak Bulus. Kereta MRT yang membawa Presiden tiba di Stasiun Lebak Bulus pukul 09.55 WIB.

Ketika turun dari kereta, Presiden Jokowi langsung meninjau kondisi di Depo Lebak Bulus.

Presiden yang mengenakan kemeja putih didampingi Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan Dirut MRT Jakarta William P. Sabandar.

“Saat tadi kami naik dengan kecepatan 60 kilometer per jam, suaranya tidak ada bisingnya, tidak terdengar. Saya kira menurut saya sangat bagus sekali,” kata Jokowi kepada wartawan di Depo Lebak Bulus.

Menurut Jokowi, saat ini pengerjaan MRT sudah 97 persen. Ia menargetkan moda transportasi ini bisa mulai digunakan masyarakat pada Maret tahun depan.

Bappenas Usahakan MRT hingga ke Tangerang Selatan

INFOGOLFPLUS — Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendukung perpanjangan proyek mass rapid transit (MRT) DKI Jakarta hingga ke kota Tangerang Selatan.

Kepala Bappenas/ Menteri PPN Bambang P.S. Brodjonegoro mengungkapkan pihaknya sudah meneruskan usulan dari Walikota Tangerang Selatan ini kepada Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“MRT itu ujungnya di Lebak Bulus, kita naik mobil sedikit sudah masuk ke Ciputat, Tangsel. Kenapa tidak diteruskan?” kata Bambang, Rabu (29/8).

Bambang melanjutkan, dari segi kepadatan penduduk, Tangerang Selatan cukup padat sebagai daerah residen di pinggir Jakarta yang pembangunannya cukup pesat.

Selain itu, Bambang menilai pembangunan angkutan massal seharusnya tidak perlu terbentur oleh wilayah administrasi.

Menurutnya, Bappenas akan menyusun kajian makro terkait sistem transportasinya bersama pemerintah Tangerang Selatan dan DKI Jakarta.

Kajian teknisnya, kata Bambang, akan dibuat oleh Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah yang bersangkutan.