IGT-PGM Championship: Indonesia Memimpin 9-3

Tim Indonesia memperbesar peluang memenangi kejuaraan beregu internasional “Indonesian Golf Tour (IGT)-Professional Golf of Malaysia (PGM) Championship 2017” untuk pertama kalinya setelah berhasil menambah perolehan skor pada lanjutan fourball siang hari pertama yang dihentikan akibat cuaca buruk dan partai foursome pagi di Riverside Golf Club, Rabu (6/9). Tiga poin berhasil diraih tim Indonesia dari empat poin yang tersedia dalam partai fourball. Pasangan Fajar Winnuryanto dan George Gandranata serta Ian Andrew dan Joshua Andrew Wirawan kembali menyumbang poin setelah masing-masing menumbangkan K. Tobuse dan Amir Nazrin (5&4) serta Airil Rizman dan Shahriffudin (4&2). Satu poin lagi diperoleh dari kemenangan Danny Masrin dan Benny Kasiadi dengan 1 up atas K. Baharin dan L. Yusof. Malaysia berhasil mencuri satu poin melalui Khor Kheng Hwai yang berpasangan dengan K.L. Kwang. Keduanya menundukkan Rory Hie dan Clement Erio K. dengan 3&2. Skor 7-1 untuk Indonesia.



Di partai foursome pagi, Indonesia tetap mengandalkan pasangan Fajar dan George serta Ian dan Joshua yang belum terkalahkan pada dua partai sebelumnya. Adrian Halimi dan Rinaldi Adiyandono serta Danny dan Elki yang juga menyumbang poin di foursome hari pertama diturunkan. Tim Malaysia justru merombak semua formasi pemain yang bermain sehari sebelumnya.

Perubahan ini rupanya memberikan dampak positif bagi tim Malaysia. Dua pasangan kuat Indonesia, Fajar/George dan Ian/Joshua, harus mengakui keunggulan lawan masing-masing. Fajar dan George dikalahkan M. Sasidaran dan K. Tobuse dengan skor 2 up, sedangkan duo Andrew tumbang dari pasangan Sukree Othman dan K. Baharain.

“Kami tidak bermain buruk. Tetapi lawan kami memang bagus. Satu pemain memiliki kelebihan dalam pukulan ke green, sedangkan yang satunya bagus dalam putting,” jelas Joshua.

Dua tambahan poin lagi diperoleh Indonesia setelah Adrian dan Rinaldi menghentikan perlawanan Khor Kheng Hwai dan K.L. Kwang (1 up) serta Danny dan Elki menggilas pasangan Ade Manaf dan Irfan Yusof (5&4). Untuk sementara, Indonesia masih unggul dengan skor 9-3 atas Malaysia.

Partai fourball siang terpaksa dihentikan di tengah permainan karena hari sudah terlalu sore sehingga sisa hole harus dilanjutkan pada hari ini. Usai fourball siang, pertandingan akan dilanjutkan dengan partai single. Sebanyak 12 pemain Indonesia akan bertarung dengan 12 pemain Malaysia di turnamen senilai total Rp600 juta ini. Tim Indonesia hanya membutuhkan 4 ½ poin untuk menjadi juara.

IGT-PGM Championship: Indonesia Sapu Bersih Foursome Pagi

Indonesia sementara unggul atas Malaysia 4-0 dalam turnamen beregu internasional “Indonesian Golf Tour (IGT)-Professional Golf of Malaysia (PGM) Championship 2017” di Riverside Golf Club, Cimanggis, Selasa (5/9).

Turnamen yang telah bergulir sejak kemarin hingga esok (7/9) tersebut  mempertemukan tim dari dua negara bertetangga, Indonesia dan Malaysia, memainkan dua jenis pertandingan: foursome (pagi hari) dan fouball (siang hari).

Pada pagi hari empat tim yang masing-masing berisikan dua pemain Indonesia dan Malaysia saling bertarung. Pasangan Indonesia, Danny Masrin dan Elki Kow, yang berhadapan dengan Khor Kheng Hwai dan M. Sasidaran membuka pertandingan foursome pagi. Ian Andrew dan Jshua Andrew Wirawan menghadapi Airil Rizman dan Wafiyuddin Abd. Manaf, sedangkan Adrian Halimi menantang Amir Nazrin dan Shahriffudin Arifin. Partai foursome pagi ditutup dengan duet George Gandranata dan Fajar Winnuryanto yang menghadapi R. Nachimuthin dan Sukree Othman.

Poin pertama Indonesia disumbang pasangan George dan Fajar. Mereka menghentikan perlawanan duet Malaysia dengan skor 5&4 (5 up dengan 4 hole tersisa).

“Permainan kami sih hari ini nyambung banget. Semua decision diputuskan bersama-sama, dari tee shot, second shot, hingga putting,” kata Fajar. Ia dan George sebenarnya cukup kaget dengan selisih skor yang besar. “Saya kenal Pak Sukree dan Nachimutu sebagai good player. Kunci keberhasilan kami adalah membuat sedikit kesalahan, jadi kita gunakan kesempatan itu untuk mencuri poin,” tambahnya.

Indonesia kemudian menambah satu poin lagi dari duo Andrew. Ian dan Joshua berhasil mematahkan upaya Airil dan Wafiyuddin dalam mencuri poin di hole 16. Ian dan Joshua menang dengan 3&2.

Dua tambahan poin lagi diperoleh Indonesia setelah kemenangan dua pasangan lainnya harus diselesaikan di hole akhir. Usai sama-sama all square hingga hole 17, Danny dan Elki serta Adrian dan Rinaldi mampu mencuri kemenangan di hole 18.

Pasangan Adrian dan Rinaldi serta Amir dan Shahriffudin saling mencuri poin. Sempat tertinggal 1 down, kemudian unggul 2 up, tetapi all square hingga hole 17. Adrian akhirnya memastikan poin tambahan Indonesia setelah berhasil memasukkan putt kemenangan.

“Kami menghadapi lawan yang bermain cukup baik hari ini. Kita sudah bermain cukup baik tapi lawan juga menunjukkan permainan bagus,” kata Adrian.

Perlawanan ketat juga dihadapi Danny dan Elki. Duet Kheng Hwai dan Sasidaran rupanya cukup ulet menghadapi dua pemain muda Indonesia. Meski sempat unggul 2 up hingga hole 12, pasangan Malaysia bisa menyamakan kedudukan menjadi all square di dua hole berikutnya dan bahkan mengungguli Danny dan Elki. Skor kembali all square usai hole 17. Di hole terakhir, Indonesia berhasil meraih poin lagi usai chip Danny dari bunker berhasil mendaratkan bola yang berjarak hanya 30 cm dari lubang. Sebaliknya, pasangan Malaysia gagal memasukkan putt pertama mereka.

“Kami mainnya solid cuman dua mistake aja ada dua bogey di hole 13 sama 14. Meski demikian, kami mainnya bagus si. Kalau di foursome itu bogey gampang, tetapi untuk par lebih susah di format ini. Karena kita nggak bisa dapat momentum karena selalu bergantian untuk memukul,” kata Danny.

Usai foursome pagi, pertandingan kemudian dilanjutkan dengan fourball siang. Sayang, pertandingan harus terhenti di saat grup pertama Rory Hie dan Clement Erio dengan Khor Kheng Hwai dan Kim Lewi Kwang baru berada di hole 8, sedangkan grup terakhir (Danny dan Benita Kasiadi dengan Kamarul Baharin dan Irfan Yusof) di hole 6. Pertandingan tersebut akan dilanjutkan hari ini, yang nanti kemudian akan diteruskan dengan foursome dan fourball hari kedua.