BI Imbau Warga Hati-hati dalam Menukar Uang

INFOGOLFPLUS — Warga kerap melakukan penukaran uang menjelang Hari Raya Idulfitri. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang Dudi Herawadi mengimbau warga di wilayah kerjanya untuk berhati-hati dan menghindari penukaran uang baru ilegal guna menghindari uang palsu atau risiko selisih.

“Setiap menjelang Lebaran pasti banyak bermunculan penukaran uang baru ilegal di berbagai tempat. Sebisa mungkin hindari tempat-tempat itu dan lakukan penukaran uang baru di perbankan yang ditunjuk BI,” kata Dudi di Malang, Jawa Timur, Minggu (27/5/2018).

Dudi minta masyarakat menukar uang di tempat-tempat penukaran resmi, baik yang dilakukan oleh BI, perbankan maupun pihak lain yang ditunjuk BI.

BI Malang bekerja sama dengan perbankan melakukan layanan penukaran uang baru pecahan kecil yang akan dipusatkan di titik-titik keramaian maupun di kantor bank. Tujuannya, untuk menghindari potensi munculnya penukaran uang secara ilegal dan risiko uang palsu maupun selisih.

Ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh bank yang berada di wilayah BI Malang. Untuk penukaran uang di kantor jaringan perbankan, dapat dilakukan di 74 kantor bank umum dan 50 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di wilayah kerja BI Malang, yakni di Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo.

Untuk kegiatan penukaran uang, baik melalui kantor bank yang telah bekerja sama dengan BI maupun melalui kegiatan kas keliling, akan dilayani oleh 14 kendaraan mobile. Kegiatan layanan penukaran uang baru dimulai besok (Senin, 28/5) hingga 8 Juni mendatang.

Menurut Dudi, untuk penukaran uang melalui kas keliling di Kota Malang, akan dipusatkan di lapangan parkir Stadion Gajayana atau belakang Mall Olympic Garden (MOG) mulai pukul 09.00 hingga selesai.

“Intinya masyarakat harus selalu waspada dan berhati-hati dalam bertransaksi dengan menggunakan uang, tidak hanya ketika menukarkan uang saja, tapi dalam setiap transaksi masyarakat juga harus cermat dan teliti terhadap ciri keaslian uang rupiah,” ujarnya.

Penukaran uang baru, selain dipusatkan di Stadion Gajayana (belakang MOG), juga ada mobil kas keliling yang selalu dihadirkan dalam setiap kegiatan pasar murah, bazar maupun di lokasi keramaian lainnya.

Tahun ini, BI Malang menyiapkan dana sekitar Rp3,9 triliun untuk keperluan selama Ramadhan dan Lebaran, termasuk untuk THR karyawan dan pegawai negeri sipil

Stok Beras di Bulog Saat Ini 1,3 Juta Ton, Aman hingga 6 Bulan

INFOGOLFPLUS, JAKARTA — Stok beras nasional yang saat ini mencapai 1,3 juta ton dinilai Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) sangat aman menghadapi Ramadan, Idulfitri 2018, bahkan 5-6 bulan mendatang.

“Stok beras selalu berubah dari waktu ke waktu, namun kami pastikan stok itu saat ini sudah tersebar ke seluruh gudang-gudang Bulog,” kata Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Karyawan Gunarso, saat meninjau Gudang Bulog di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Ia menjelaskan, total stok nasional beras sebanyak 1,3 juta ton, berasal dari serapan beras petani lokal sekitar 800.000 ton, dan beras impor asal Vietnam sekitar 500.000 ton yang sudah tiba di Tanah Air.

“Stok Bulog itu terdiri atas cadangan beras pemerintah dan beras komersial yang diserap dari lokal,” kata Gunarso.

Stok 1,3 juta tersebut dipastikan telah memenuhi batas minimum yang ditetapkan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Pemerintah periode April 2018 bahwa cadangan beras dipatok antara 1-1,5 juta ton.

Bulog sesuai perannya, ditugasi untuk memenuhi cadangan stok nasional (buffer) beras, kedua menjaga stabilisai harga.

Persoalannya, ujar Wawan, adalah bagaimana stok beras 1,3 juta ton tersebut ada di gudang Bulog yang jumlahnya mencapai 1.600 gudang di 26 Divisi Regional (Divre) dan 130 SubDivre di seluruh Indonesia.

Total kapasitas daya tampung seluruh gudang Bulog secara nasional mencapai 4 juta ton.

“Selain beras, Bulog juga sudah memastikan stok komoditi utama lainnya seperti gula yang saat ini mencapai 180.000 ton, daging kerbau sebanyak 4.300 ton dan minyak goreng sebanyak 5,3 juta liter,” ujar Gunarso.

Adapun terkait stabilisasi harga beras, Bulog siap menyebar beras dengan tiga cara yaitu “door to door” kepada konsumen, melalui pasar dan retailer (pengecer), outlet-outlet Rumah Pangan Kita (RPK), agen-agen BUMN Pangan.

Saat ini Bulog memiliki jaringan 40.000 RPK yang menjadi target sasaran stabilisasi harga.

Adapun dengan BUMN, Bulog bermitra dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), PT Pertani, PT Sang Hyang Seri, dan PT Pupuk Indonesia Pangan.

Kerja sama dengan Kementerian/Lembaga dilakukan seperti dengan TNI dan Polri melalui kantor Danramil, kantor-kantor Polsek dan Polres dapat dijadikan outlet penjualan dan distribusi beras dan komoditi utama lainnya.

“Dulu intervensi pasar untuk menurunkan harga disebut Operasi Pasar, sekarang disebut program Ketersediaan Stok dan Stabilisasi Harga. Harga beras Bulog yang disebar kepada masyarakat Rp500 per kilogram lebih rendah dibanding Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah,” ujarnya.

BI Perkirakan Kebutuhan Uang Lebaran Tahun Ini Rp188,2 Triliun

INFOGOLFPLUS, JAKARTA — Bank Indonesia memperkirakan kebutuhan uang kartal meningkat menjelang Idulfitri 2018. Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi menyebutkan kebutuhan uang tunai secara nasional diperkirakan meningkat sebesar 15,3% menjadi Rp188,2 triliun dibandingkan dengan 2017 sebesar Rp163,2 triliun.

Dia mengatakan layanan penukaran uang kecil periode Ramadan dan Idulfitri selalu diiringi dengan peningkatan permintaan uang tunai, kendati BI sudah mendorong gerakan nasional nontunai.

“Rata-rata dalam 5 tahun terakhir outflow pada periode ini mencapai 25%. Tahun ini ada peningkatan 13% dari tahun lalu menjadi Rp188,2 triliun,” katanya usai kunjungan pelayanan penukaran uang pecahan kecil di kawasan lapangan IRTI Monas, Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Penukaran uang tersebut diikuti oleh 15 bank, antara lain Bank BCA, Bank Jabar Banten, Bank BNI, Bank BNI Syariah, Bank BRI, Bank BSM, Bank BTN, Bank Cimb Niaga, Bank DKI, Bank Mandiri, Bank Maybank, Bank Mega dan Bank Permata.

Menurut Rosmaya, ada 1.000 titik layanan penukaran uang di seluruh Indonesia. Khusus di wilayah Jabodetabek, BI membuka layanan penukaran di 160 titik, salah satunya di kawasan IRTI Monas yang akan dibuka sampai H-3 Lebaran.

Setelah itu, penukaran uang akan digerakkan menuju titik jalur mudik seperti kawasan rest area di jalur tol serta di kantor-kantor bank daerah.

“Untuk menjamin ketersediaan uang tunai, BI menggerakkan 46 kantor pewakilan yang serentak akan melayani masyarakat untuk penukaran uang. Upaya lainnya seluruh kantor perwakilan akan melakukan distribusi, misalnya berupa kas keliling ke tempat-tempat yang ramai seperti pasar serta distribusi di daerah terdepan, terluar dan terpencil,” ujarnya.