Mulai 1 Agustus Pelanggar Kawasan Pembatasan Ganjil-Genap Akan Ditindak

INFOGOLFPLUS — Polda Metro Jaya melalui akun Twitter-nya mengingatkan pengemudi kendaraan roda empat atau lebih untuk tidak melanggar kawasan pembatasan kendaraan ganjil dan genap, Selasa (31/7/2018) pagi.

Seperti diketahui, masa uji coba kebijakan perluasan kawasan ganjil-genap di beberapa ruas jalan di Jakarta berakhir pada Selasa.

Pemprov DKI Jakarta, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, dan Ditlantas Polda Metro Jaya telah melakukan sosialisasi dan uji coba kebijakan pembatasan kendaraan untuk menyambut Asian Games 2018 sejak 2 Juli lalu.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan pihaknya optimistis penegakan hukum ganjil-genap dapat dimulai besok.

“Kami lagi menunggu Pergub. Insyaallah bisa sesuai dengan jadwal,” kata Bambang, Senin (30/7/2018).

Dia mengatakan terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI terkait progres Pergub yang akan ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tersebut.

“Diusahakan gakum [penegakan hukum] tetap 1 Agustus,” imbuhnya.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Nurhandono mengatakan polisi memerlukan landasan hukum untuk menindak pelanggar ganjil genap. Pasalnya, Polisi tidak akan menilang pemilik kendaraan yang melanggar aturan jika Pergub belum terbit.

Perluasan skema ganjil genap diberlakukan di ruas jalan S. Parman – Jalan Gatot Subroto – Jalan MT Haryono – DI Panjaitan – Jalan Ahmad Yani – Perintis Kemerdekaan. Sistem pembatasan kendaraan berdasarkan plat nomor mobil tersebut juga berlaku di Jalan H. Benyamin Sueb, Jakarta Pusat dan jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Terakhir, Jalan HR Rasuna Said juga akan diberlakukan pembatasan kendaraan dengan ganjil genap. Ruas-ruas jalan tersebut menambah aturan yang sebelumnya diterapkan di Jalan Sudirman – MH Thamrin dan sebagian Jalan Gatot Subroto.

Periode pelaksanaan pemberlakuan ganjil genap yang dilakukan sejak Senin hingga Minggu dimulai pukul 06.00 WIB sampai 21.00. Ini artinya dalam tujuh hari dengan waktu 15 jam setiap harinya, peraturan ganjil genap diberlakukan.

Aturan Ganjil Genap Tidak Berlaku Selama Cuti Bersama Lebaran

INFOGOLFPLUS — Aturan nomor ganjil genap di beberapa gerbang tol Cikampek, Jagorawi dan Tangerang tidak berlaku selama cuti bersama Lebaran. Hal ini ditegaskan Kepala Bagian Humas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek ( BPTJ) Budi Rahardjo.

“Aturan ganjil genap secara otomatis tak berlaku selama cuti bersama Lebaran,” kata Budi, Rabu (30/5/2018).

Sesuai dengan keputusan pemerintah, cuti bersama libur Lebaran 2018 adalah pada 11 — 13 Juni 2018 dan 18–20 Juni 2018. Dengan keputusan itu, cuti Lebaran dimulai pada 11 Juni dan berakhir 20 Juni 2018 atau 10 hari. Bahkan, bisa bertambah menjadi 12 hari karena tanggal 9-10 Juni merupakan hari libur yakni, Sabtu dan Minggu.

Budi menjelaskan banyak pihak menganggap aturan ganjil genap dicabut untuk seterusnya. Padahal, beleid pembatasan kendaraan melalui nomor polisi ganjil genap berlaku pada hari kerja Senin-Jumat pukul 06.00-09.00 WIB di gerbang tol Bekasi Barat dan Timur arah Jakarta. Selain itu, baru tahap uji coba gerbang tol Tangerang 2 dan Kunciran 2 arah Jakarta dan gerbang tol Cibubur arah Jakarta.

“Artinya aturan pembatasan ganjil genap akan berlaku lagi setelah cuti bersama selesai yaitu mulai 21 Juni,” paparnya.

Pembatasan kendaraan dengan sistem pelat nomor ganjil genap dilakukan dengan hanya mengizinkan kendaraan berpelat nomor genap melintas pada tanggal genap. Sebaliknya, kendaraan dengan pelat ganjil hanya diperbolehkan melintas pada tanggal ganjil. Nomor kendaraan ganjil atau genap ditentukan pada angka terakhir yang tertera di pelat kendaraan.

Sebelumnya, BPTJ juga akan memperluas ganjil genap di delapan ruas jalan untuk mendukung Asian Games 2018.

Kebijakan ganjil genap di delapan ruas jalan itu DKI Jakarta akan dimulai pada 18 Agustus 2018. Pada tahap awal, BPTJ akan menggelar sosialisasi secara intensif serta uji coba perluasan ganjil genap.
Data Bisnis, ada penambahan jalan yang terkena pembatasan kendaraan berdasarkan pelat nomor ganjil genap yaitu Jalan S Parman, Jalan Gatot Subroto, Jalan MT Haryono, Jalan DI Panjaitan, Jalan Benyamin Sueb, Jalan Rasuna Said dan Arteri Pondok Indah.