Erick Thohir Rombak Dewan Komisaris PT PELNI, Eks Relawan Jokowi Masuk

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengganti susunan dewan direksi dan komisaris PT PELNI(Persero).

Pergantian itu berdasarkan surat Kementerian BUMN Nomor: SK-354/MBU/11/2020 Tentang: Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelayaran Nasional Indonesia. Continue reading “Erick Thohir Rombak Dewan Komisaris PT PELNI, Eks Relawan Jokowi Masuk”

Erick Thohir Mundur dari Jabatan Presiden Inter Milan, Ingin Fokus Menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin

Erick Thohir mengundurkan diri sebagai Presiden Inter Milan agar fokus memenangkan pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.



Sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Erick mengaku memiliki tugas berat. Dia berkomitmen untuk bekerja bersama seluruh anggota tim kampanye tingkat nasional maupun daerah.

“Saya mengundurkan diri [dari jabatan Presiden Inter Milan] sudah sejak hari Jumat (26/10). Kita bersama-bersama seluruh tim kampanye bekerja secara total dan efisien, karena tugas berat,” katanya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) TKN Jokowi-Ma’ruf di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (27/10).

“Karena tugas berat ini saya mengundurkan diri dari presiden Inter Milan yang tidak lain ini menjadi full commitment saya agar kita bekerja secara serius dan maksimal,” sambung Ketua Inasgoc itu.

Dia mengaku pilihan yang diambil sungguh berat karena dirinya senang berkecimpung di bidang kegemarannya yaitu sepak bola. Bahkan, dia mengungkapkan, sempat menyampaikan rencananya tersebut kepada Wapres Jusuf Kalla.

“Memang pilihan berat Pak JK karena senang bola tapi ini pilihan yang harus dilakukan,” ujarnya.

Erick menceritakan, saat menjadi Ketua Penyelenggara Asian Games 2018 pun harus mengorbankan hal serupa, yaitu meninggalkan beberapa perusahaannya.

Walaupun begitu, saat ini dia masih memiliki saham di Inter. Erick hanya mempercayakan posisi presiden kepada rekanan bisnisnya, Steven Zhang, anak Zhang Jindong pemilik Suning.

“Masih punya saham tapi kita berikan, apalagi Steven masih muda,” pungkasnya.