Mobil Bugatti Ini Paling Mahal di Dunia, 270 Miliar Rupiah

Bugatti terkenal sebagai produsen mobil yang sangat mahal. Contohnya saja Bugatti Chiron yang harganya sekitar $ 3 juta. Kreasi terbaru Bugatti, La Voiture Noire, dibanderol € 16,7 juta, atau hampir $ 19 juta (Rp 270 miliar), termasuk pajak. Sebelum pajak, harga mobil $ 12,5 juta (Rp 177 miliar).



Menurut Bugatti, La Voiture Noire adalah mobil baru termahal yang pernah dijual dan hanya satu yang akan dibuat. Bugatti tidak mengungkapkan identitas pembeli. Dia adalah seseorang dengan keterikatan yang sangat besar pada merek Bugatti, kata pembuat mobil itu. Ini juga jelas seseorang dengan sumber daya keuangan yang sangat besar.

La Voiture Noire baru Bugatti dirancang untuk mengenang Bugatti Type 57 SC Atlantic tahun 1930-an. Hanya empat dari mobil itu yang dibuat dan, hari ini, mereka adalah salah satu mobil paling berharga di dunia. Mereka bisa bernilai lebih dari $ 50 juta, menurut Hagerty Insurance, sebuah perusahaan yang melacak nilai mobil kolektor. Salah satu mobil itu kemudian dikenal sebagai “La Voiture Noire” yang berarti, mobil hitam. Hanya tiga yang diketahui bertahan. Yang keempat tampaknya telah hilang sesaat sebelum invasi Jerman ke Perancis selama Perang Dunia II. Keberadaannya tetap tidak diketahui.

Tipe 57 SC Atlantic dirancang oleh Jean Bugatti, putra pendiri Bugatti Ettore Bugatti, pada saat badan-badan untuk sebagian besar mobil kelas atas dibuat oleh pembuat badan  terpisah daripada oleh perusahaan mobil itu sendiri. Jean Bugatti merancang beberapa mobil terindah yang pernah ada di perusahaan ayahnya.

Mobil baru ini memiliki hampir 1.500 tenaga kuda yang sama dengan mesin 16-silinder seperti Bugatti Chiron senilai $ 3 juta yang menjadi basisnya.

Porsche Perkenalkan Jam Tangan Edisi Terbatas 911/992

Porsche 911 telah mengalami banyak perubahan bentuk sejak 1963, dan meskipun ada beberapa perubahan teknik utama selama 55 tahun terakhir, garis dasar mobil ini kurang lebih tidak berubah, dengan konfigurasi dasar (mesin belakang , 2 + 2 tempat duduk) tidak berubah juga. Jam tangan Porsche Design kurang lebih mengikuti filosofi yang sama, meskipun ada kebutuhan lebih banyak variasi dalam desain jam daripada desain mobil.



Bagaimanapun, Porsche Design lebih tertarik menciptakan seluruh keluarga arloji yang berbeda. Jam tangan Porsche Design umumnya sangat dikenali seperti itu, dan bersamaan dengan peluncuran versi ke-8 dari 911 – 992 – Porsche Design telah meluncurkan chronograph Timeless Machine, dengan semangat desain yang selalu menarik, Porsche klasik yang paling abadi.

Ini adalah jam yang sangat simpel, dengan desain: sebuah casing 42mm x 14.9mm dengan manik, tali yang terintegrasi, dan didukung oleh Valjoux / ETA 7750. Murni dari sudut pandang desain, itu karya Porsche Design klasik. PD selalu lebih suka menimang bentuk-bentuk minimalis, palet monokrom, dan penggunaan beberapa elemen desain yang jelas dan pasti. Penggunaan desain two-register merupakan bantuan besar dalam menjaga segala sesuatunya tetap bersih.  Aspek penting dari Timeless Machine Chronograph digambar langsung dari kronograf Porsche Design pertama dari tahun 1972.

 

Brand: Porsche Design

Model: 911 Chronograph Timeless Machine Limited Edition

Diameter: 42mm

Thickness: 14.9mm

Case Material: bead-blasted titanium

Dial Color: black

Lume: hands and indexes

Water Resistance: 10 bar/100 meters

Strap/Bracelet: Porsche car leather

 

The Movement

Caliber: Valjoux/ETA 7750

Functions: Hours, minutes, seconds, chronograph with “function indicator”

Diameter: 30mm

Thickness: 7.9mm

Frequency: 4 Hz (28,800 vph)

Jewels: 25

Additional Details: Porsche Design custom rotor

 

Pricing & Availability

Price: $5,411

Paris Motor Show Tampilkan Lebih Banyak Merek Jerman

Paris Motor Show akan digelar di Porte de Versailles, Prancis, 4-14 Oktober 2018. Raksasa-raksasa otomotif Jerman seperti BMW, Mercedes-Benz, serta beberapa merek dari grup Volkswagen yakni Porsche, Skoda, dan Audi, mendominasi pameran tersebut. Para pabrikan Jerman itu memperkenalkan beberapa model penerus yang sudah ada sebelumnya, hingga merilis mobil berpenggerak listrik.

Analis otomotif dari Kelley Blue Book, Rebecca Lindland, mengatakan dominasi pabrikan Jerman pada pamaran itu terjadi karena pergeseran tren kendaraan dari model konvensional ke era elektrifikasi. “Tampaknya lebih banyak merek yang memilih absen ketimbang hadir,” kata Rebecca Lindland dilansir Bloomberg, Sabtu (29/9) waktu setempat.



“Benar-benar, tampaknya Paris Motor Show mengalami efek pergeseran tren seperti halnya sektor otomotif tradisional,” katanya kemudian menyinggung ketidakhadiran beberapa merek antara lain Fiat Chrysler, Mini Cooper, dan Nissan. Ia juga menyebutkan biaya pameran yang mahal, sekira sejuta dolar AS tiap anjungan, menjadi pertimbangan sejumlah pabrikan untuk tidak ikut berpameran di Paris. Volvo misalnya yang memilih meluncurkan Polestar di Pebble Beach, California, dan menggencarkan pemasaran lewat media sosial ketimbang mejeng di Paris. Polestar juga dipromosikan pada acara-acara kecil di New York.

“Ada alasan bagi lebih banyak merek untuk menghadiri pameran dagang, asalkan masih masuk akal dari perspektif nilai,” kata kepala komunikasi Polestar, John Paolo Canton.

Dominasi Jeman kian terasa dengan absennya sejumlah merek ternama antara lain Lamborghini, Bentley, Rolls-Royce, Aston Martin, Maserati, dan McLaren. Keikutsertaan BMW dan Mercedes-Benz yang akan menawarkan banyak model baru, menjadikan Paris tuan rumah bagi dua raksasa Jerman itu. “BMW akan memenangkan acara karena sedikit hal yang ditawarkan pabrikan lain, kecuali apabila ada kejutan,” kata Lindland. BMW mengumumkan akan meluncurkan beberapa model termasuk Vision iNEXT SUV, BMW M340i M, BMW Z4, BMW Seri 8 Coupe, serta BMW X5 generasi keempat dan BMW M5 terbaru. Saingan BMW, Mercedes-Benz juga tidak mau kalah dengan mengumumkan tujuh kendaraan baru, dengan model yang paling ditunggu adalah B-Class dan Hatchback AMG A35 yang dijuluki “hot hatch”.

Mercy GLE generasi terbaru juga akan diperkenalkan pada pameran itu. Kendati tidak mengenalkan banyak model, Audi bisa bersaing dengan pabrikan Jerman lainnya dengan memperkenalkan SUV listrik E-Tron, hatchback empat pintu A1, dan SUV kompak Q3. Porsche akan memperkenalkan Macan versi terbaru, sedangkan mobil sport listrik Porsche Taycan kemungkinan akan disimpan sebelum diperkenalkan pada Jenewa Auto Show tahun depan bersama model 911 dan 992 terbaru, demikian dilansir berbagai sumber.

Ferrari Klasik Berkumpul di Sardinia

Puluhan mobil Ferrari klasik dari seluruh dunia berkumpul di Sardinia, Italia, dalam acara Cavalcade Classiche edisi kedua 2018, 18-22 September lalu. Acara yang melibatkan pencinta Ferrari lebih dari 20 negara itu digelar agar pemilik bisa berbagi kesenangan saat mengendarai mobil-mobil ikonik yang bersejarah dalam perjalanan brand Ferrari.



“Sebuah perayaan fantastis mengenai mobil dan kegiatan berkendara tidak hanya bagi pemiliknya
sendiri tetapi juga untuk semua penggemar yang berkesempatan untuk mengagumi beberapa karya
paling terkenal dari Ferrari di jalan-jalan Sardinia,” demikian keterangan tertulis Ferrari, Rabu (26/9/2018).

Model-model yang dilibatkan pada Cavalcade Classiche antara lain 500 TRC, 340 America, 250
Europa, 750 Monza dan 250 California SWB yang berkarakter eksklusif khas Ferrari.

Acara dimulai dari Valle dell’Erica, kemudian menjelajahi berbagai wilayah Sardinia Utara setiap
harinya. Dari Alghero hingga Valle della Luna, lalu Castelsardo menuju Porto Cervo dan pulau Caprera.

Setelah menempuh lebih dari 800 kilometer, Cavalcade diakhiri dengan tradisi melakukan parade spektakuler dengan penampilan resmi seluruh mobil kehadapan publik Maddalena, Sardinia.

Volvo 360c Tawarkan Kenyamanan Mobil Masa Depan

INFOGOLFPLUS — Produsen mobil mewah Swedia, Volvo, memperkenalkan karya konsep futuristik terbarunya Volvo 360c, sebuah kendaraan swakemudi super nyaman lengkap dengan teknologi terkini dan ideal untuk visi transportasi masa depan yang aman.
[ads]

Wakil Presiden Senior Volvo Marten Levenstam mengungkapkan Volvo 360c merepresentasikan visi agung. Marten mengatakan mobil ini merupakan kantor yang berkemudi sendiri sekaligus wahana sosial dengan makanan dan sampanye, musik dan gambar yang menenangkan. “Atau kamar tidur beroda yang damai, juga bagaikan perjalanan udara kelas atas di daratan,” kata Marten.

Volvo mempertontonkan bagaimana Volvo 360c begitu modern, nyaman, serta aman. Digambarkan oleh brand ini bagaimana 360c melaju di jalanan kota, mendeteksi pejalan kaki, pengendara sepeda, dan lain-lain.

Volvo membekali banyak sensor pada 360c, termasuk komunikasi suara, dan sensor sinar yang disematkan mengelilingi badan kendaraan. Produsen mobil mewah ini juga mensimulasikan bagaimana Volvo 360c terhubung dengan jaringan internet dan terintegrasi dengan semacam aplikasi layanan online transportasi dari Volvo. Seperti disebut dalam siaran persnya beberapa hari lalu, Volvo memang menyebut bahwa 360c merupakan visi Volvo dalam pelayanan transportasi publik jarak menengah- sekitar 300km- dan menjadi alternatif transportasi nyaman selain pesawat terbang di kota besar.

NEW RANGE ROVER: SILENT LUXURY

London, UK, 10 October 2017 – More than ever, Range Rover represents the pinnacle of luxury travel, making every journey a treasured experience whether driving or being driven.

Conceived nearly 50 years ago for the country set to use on the estate and then drive to the townhouse, Range Rover has continuously evolved to lead the world around it, remaining the peerless luxury SUV.

Today technology drives the new Range Rover’s next major step, with a plug-in hybrid electric powertrain providing sustainable luxury with new levels of efficiency and capability complementing its refinement and desirability. The exterior design has evolved, while heightened comfort and new consumer technologies have been added to the cabin.

Comfort-enhancing functions transform the travelling experience for the driver and passengers. The front seats feature 24-way movement thanks to the new seat frames, with wider and deeper foams as well as heated arm rests. In the rear a completely redesigned cabin and seating layout create a tranquil sanctuary with no compromise to the rear load space.

If you’re working while being driven, up to 17 connection points including domestic plug sockets, USB, HDMI and 12-volt are all available; 4G Wi-Fi hotspots for up to eight devices and convenient storage are all designed for the business traveller. The cabin is tailored for relaxation with luxurious seats offering 25 massage programmes thanks to Hot Stone massage technology within the seat backs.

Wider, softer seats offer sumptuous comfort. Reclining by up to 40 degrees, they make the most of the additional 186mm legroom (now 1,206mm in total) and can be deployed at the touch of button. The exemplary comfort extends to heated and cooled seats, plus heated arm, foot and calf rests. For additional convenience and personalisation, all seat functionality can be controlled via a smartphone app, whether inside or outside the vehicle.

Our customers are very clear about what they want from any new Range Rover. ‘Don’t change it, just make it better,’ they tell us, so everything we’ve done has been about enhancing our flagship SUV. After nearly 50 years the fourth generation Range Rover is the finest so far, ensuring the original luxury SUV remains the choice for discerning customers the world over.

Juliet Angus attends the reveal of the new electrified Range Rover at the London Design Museum on October 10, 2017 in London, England. (Photo by Dave Benett)

 

Gerry McGovern, Chief Design Officer, Land Rover

The elegance of the interior has been elevated by the seamless integration of the most advanced infotainment system yet created by Jaguar Land Rover. Touch Pro Duo, codenamed ‘Blade’, combines two high-definition 10-inch touchscreens on the centre console working in perfect harmony. Information can be swiped from one screen to the other, making the layout highly intuitive and engaging to operate, with unrivalled functionality.

Following the introduction of the new Range Rover Sport plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) last week, Jaguar Land Rover’s ICE to ACE journey continues, moving from conventional internal combustion engines to autonomous, connected and electrified vehicles.

The efficient new Range Rover P400e provides sustainable performance by combining a 300PS (221kW) 2.0-litre four-cylinder Ingenium petrol engine with a 116PS (85kW) electric motor. The 404PS (297kW) total available power output[1] – available through the permanent four-wheel drive system – delivers 0-60mph in 6.4 seconds (0-100km/h in 6.8 seconds) and a maximum speed of 137mph (220km/h).

With an impressive 640Nm of torque, the new powertrain combines to deliver dynamic performance with traditional Range Rover capability, comfort and refinement.

Thanks to its electrified powertrain, the Range Rover P400e emits only 64g/km on the NEDC combined cycle and provides an all-electric range of up to 31 miles (51km) without the Ingenium petrol engine running. For the first time, customers choosing Land Rover’s flagship SUV can experience zero-emission driving.

The P400e provides whisper-quiet refinement with uncompromised off-road capability as well as enabling entry into areas with restrictions for air quality, including most congestion charging zones.

Drivers of the new PHEV model can choose from two driving modes:

  1. Parallel Hybrid mode (the default driving mode) – combines petrol and electric drive. The driver can optimise battery charge or fuel economy by utilising one of two charge management functions:
    • SAVE function – prevents the battery charge dropping below a pre-selected level
    • Predictive Energy Optimisation (PEO) function – entering a destination in the navigation system enables the feature, which utilises in built GPS altitude data for the selected route, to intelligently combine the electric motor and petrol engine to maximise fuel economy
  2. EV (Electric Vehicle) mode – enables the vehicle to run solely on the electric motor using the energy stored in the battery, the ideal solution for quiet, zero-emission journeys

The powertrain’s precision and control make for serene progress in all conditions and across all terrains. Land Rover’s Terrain Response 2 technology has a unique calibration to intelligently and precisely distribute torque from the electric motor, which has no creep speed and is able to deliver maximum torque from zero rpm, to all four wheels. This gives greater control during low-speed off-road manoeuvres, confirming Range Rover’s outstanding breadth of effortless capability.

“The new Range Rover takes our luxury SUV to new heights, delivering enhanced refinement, luxury and all-terrain capability. The new PHEV powertrain isn’t simply a no-compromise solution – it builds on the traditions of our flagship SUV and delivers heightened refinement and comfort with impressive performance and efficiency.”

Nick Collins, Vehicle Line Director, Jaguar Land Rover

When rapid charging the 13.1kWh high-voltage lithium-ion battery, a full charge can be achieved in as little as 2 hours 45 minutes at home using a dedicated 32 amp wall box. The battery can be fully charged in 7 hours 30 minutes using the 10 amp home charging cable supplied as standard. The Range Rover’s battery is covered by an eight-year, 100,000-mile, 70 per cent state of health warranty.

The Range Rover 2.0-litre Ingenium petrol engine is longitudinally mounted, with the 85kW electric motor housed in the ZF automatic eight-speed transmission at the centre of the vehicle alongside the 7kW on-board charger. The access point for the cable is at the front of the vehicle, while the prismatic cell lithium-ion battery is mounted at the rear beneath the boot floor. The P400e is available in both standard and long wheelbase body styles.

The new Range Rover has been enhanced with further technologies for greater comfort and convenience:

  • Gesture sunblind: opened and closed by an advanced gesture control system that senses an occupant’s hand movement. All it takes to open the blind is a rearward swipe in front of the rear view mirror, and forwards to close
  • Air Cabin Ionisation: uses nano-sized charged water particles to cleanse and purify the air for enhanced passenger wellbeing
  • Pixel-laser LED headlights: advanced technology is brighter and yet intelligently blanks sections of LEDs to avoid dazzling oncoming drivers
  • Activity key: customers can securely lock and unlock their vehicle without the need to carry a conventional key fob

To experience tailored Range Rover luxury and performance in its most dynamic form, customers can now savour the enhanced SVAutobiography Dynamic – the most powerful production Range Rover to date. The output from its V8 supercharged petrol engine is up to 565PS (a 15PS increase), which delivers 0-60mph in only 5.1 seconds (0-100km/h in 5.4 seconds). Striking design revisions include an exclusive Graphite Atlas mesh grille design with chrome inserts and a revised rear bumper with integrated metal tailpipe finishers.

Designed and engineered by Jaguar Land Rover in the UK, the new Range Rover will be produced at the company’s Solihull production facility and is available to order now, with first deliveries from the end of 2017 (market dependent).