Elon Musk Salip Bill Gates untuk Jadi Orang Terkaya Kedua Dunia

Co-founder Tesla Inc. Elon Musk mencapai puncak baru pada hari Senin ketika dirinya melewati Bill Gates untuk menjadi orang terkaya kedua di dunia. Kekayaan bersih pengusaha berusia 49 tahun itu melonjak $ 7,2 miliar menjadi $ 127,9 miliar, didorong oleh lonjakan harga saham Tesla lagi.

Musk telah menambahkan $ 100,3 miliar ke kekayaan bersihnya tahun ini, paling banyak dibandingkan semua orang yang ada di Bloomberg Billionaires Index, peringkat 500 orang terkaya di dunia.

Di bulan Januari dia peringkat 35. Kenaikan peringkat kekayaannya sebagian besar didorong oleh Tesla, yang nilai pasarnya mendekati $ 500 miliar. Sekitar tiga perempat dari kekayaan bersihnya terdiri dari saham Tesla, yang bernilai lebih dari empat kali lipat sahamnya di Space Exploration Technologies Corp., atau SpaceX. Continue reading “Elon Musk Salip Bill Gates untuk Jadi Orang Terkaya Kedua Dunia”

Bill Gates Investasi lebih dari Rp500 Miliar untuk Sapi Super

Miliader sekaligus filantropis dunia Bill Gates menginvestasikan uangnya senilai 29 juta pound sterling atau setara Rp 547,9 miliar untuk mengembangbiakkan sapi super dari sapi Inggris.

Gates ingin mengambil gen dari sapi perah asal Inggris dan menyuntikkannya ke DNA sapi asal Afrika sehingga nanti produksi susunya lebih banyak untuk dikonsumsi masyarakat miskin.

Sapi asal Inggris, Holstein-Friesians, memproduksi 40 liter susu rata-rata per hari. Sedangkan sapi-sapi Afrika sekitar sedikit lebih rendah volume susunya per hari.

Kelebihan sapi Afrika, dapat bertahan dalam panas terik dan makannya lebih sedikit .

Sebelum berkunjung ke Universitas Edinburgh untuk mengumumkan tentang dana riset tersebut, Gates berujar: “Ternak itu ajaib. Anda bisa menjual hasilnya dan uangnya untuk membayar uang sekolah. Anda bisa menyimpan hasilnya dan itu menjadi diversifikasi pola makan.”

“Lebih dari satu miliar orang hidup dalam kemiskinan di berbagai negara, agrikultur dan ternak merupakan tali penolong keluar dari kemiskinan,” kata Gates, seperti dikutip dari Mirror.co.uk, Sabtu, 27 Januari 2018.

Kepala genetik ternak tropis Universitas Edinburgh, Appolinaiera Djikeng mangatakan, pekerjaan seperti ini telah berjalan beberapa tahun lalu. Pihaknya masih mempelajarinya.

Selama ini tujuan utama Yayasan Bill Gates dan istrinya, Melinda mendistribusikan kekayaan dari penjualan piranti lunak Microsot untuk membantu mengatasi kemiskinan di negara berkembang. Gates mencermati bahwa masyarakat miskin memelihara ternaknya untuk gizi dan penghasilan.