Turnamen ADT Combiphar Players Championship Akan Digelar di Bali 11-14 Oktober

Sebagai bagian dari misi Combiphar untuk membangun generasi Indonesia yang lebih sehat, produsen perawatan kesehatan konsumen terkemuka di Indonesia tersebut akan menjadi sponsor utama perhelatan kedua dari turnamen golf profesional Players Championship Asian Development Tour (ADT) di Indonesia yang akan dimainkan di New Kuta Golf Club, Bali, 11-14 Oktober 2017. Turnamen yang bertajuk Combiphar Players Championship ini menyodorkan total hadiah US$100,000. Pergelaran perdana dimenangi pegolf Thailand Itthipat Buranatanyarat di Singapura pada akhir Januari lalu.



Turnamen golf Pro-Am bagi para pegolf Indonesia akan menandai pembukaan event bergengsi ini. Inisiatif ini merupakan bagian komitmen Combiphar dalam mendukung pengembangan olahraga golf di Indonesia. Para juara di ADT dan Professional Golf Association Tour of Indonesia (PGATI) pada musim 2016 dan 2017 telah siap untuk tampil dalam event, yang merupakan turnamen ke-13 dan pergelaran kedua ADT dalam musim ini. Para pegolf terbaik Indonesia akan mendapatkan kesempatan untuk bertarung dengan para pemain internasional di ADT dan menunjukkan kemampuan mereka dalam level internasional melalui Combiphar Players Championship.

Michael Wanandi, Direktur Utama Combiphar, mengungkapkan kebanggaannya bisa menghadirkan Combiphar Players Championship sebagai bentuk dukungan perusahaannya terhadap pengembangan olahraga golf di Indonesia. “Kami percaya bahwa Indonesia memiliki banyak pegolf yang berbakat dan mereka layak untuk berkompetisi di turnamen internasional. Kami sangat gembira bisa berpartner dengan ADT lagi setelah menggelar turnamen yang sukses pada tahun lalu. Kami yakin turnamen ini akan memberikan sebuah platform yang kuat bagi para profesional yang bercita-cita tinggi untuk unggul dalam permainan, khususnya dengan adanya poin Official World Golf Ranking (OWGR) yang disediakan. Kami harap para pegolf terbaik Indonesia akan mengambil manfaat dari kesempatan ini untuk terus mendorong pertumbuhan golf di negara ini dan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam Olimpiade 2020,” kata Michael Wanandi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (20/9).

“Saya senang sekali dan bangga setiap kali ADT hadir di Indonesia karena para pemain internasional bisa bermain di sini dan ini dapat mendukung perkembangan golf di Indonesia,” kata Jimmy Masrin, Chairman of Asian Tour. “Dari sekitar 20-an turnamen ADT, turnamen ini termasuk dalam top 5 dari segi prize money. Ini berarti para pemain top players ADT akan datang bermain.” Jimmy juga menambahkan bahwa dari 144 pemain, 50 di antaranya adalah pemain tuan rumah.

Semua event ADT menyodorkan poin Official World Golf Ranking (OWGR). Pemenang akan menerima enam poin OWGR sedangkan enam pegolf top plus tie juga akan mendapatkan poin berdasarkan pada skala yang merujuk pada standar yang ditetapkan. Lima besar pada Order of Merit di akhir musim akan mendapatkan kartu Asian Tour untuk 2018.

Masaru Takahashi Raih Gelar ADT Keduanya di BSD

Setelah menunggu selama empat tahun, pemain asal Jepang Masaru Takahashi meraih gelar Asian Development Tour (ADT) keduanya pada Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic, Sabtu (26/8),  dengan perolehan 8-under-par 64. Pemain usia 30 tahun itu mencetak satu eagle dan empat birdie di samping dua bogey untuk mencapai kemenangan satu pukulan dengan skor total 19-under-par 269 di Damai Indah Golf, BSD Course.

Pemimpin skor hari sebelumnya Mardan Mamat, 49 tahun, dari Singapura, yang sempat unggul tiga pukulan menuju final, menempati posisi kedua di turnamen senilai US$110,000, yang merupakan laga ke-10 ADT dan persinggahan pertama Tour di Indonesia musim ini.

“Saya bermain solid hari ini. Semuanya berjalan dengan baik. Saya membuat eagle dari chip-in 10 yard di hole kedelapan. Ini menambah keyakinan diri saya menuju sembilan hole terakhir. Penantian ini cukup lama,” kata Masaru.

Masaru akan membawa hadiah uang US$19,250 dan menerima enam poin Official World Golf Ranking (OWGR) berkat kemenangannya itu. Enam pemain teratas dan yang seri  juga akan mendapatkan poin berdasarkan skalanya.

Danny Masrin menjadi pemain lokal terbaik di posisi T-9.

269 – Masaru TAKAHASHI (JPN) 69 66 70 64

270 – Mardan MAMAT (SGP) 69 65 65 71

271 – Casey O’TOOLE (USA) 68 68 67 68, Tirawat KAEWSIRIBANDIT (THA) 65 71 66 69

272 – Antonio LASCUNA (PHI) 66 70 67 69, Gunn CHAROENKUL (THA) 69 69 65 69

273 – Seungjae MAENG (USA) 69 68 67 69, Blake SNYDER (USA) 64 72 66 71

274 – Steve LEWTON (ENG) 67 71 69 67, Nirun SAE-UENG (THA) 71 67 66 70, Michael BIBAT (PHI) 68 67 67 72, James BYRNE (SCO) 69 67 66 72

275 – Janne KASKE (FIN) 69 71 67 68, Udayan MANE (IND) 66 73 68 68, Suradit YONGCHAROENCHAI (THA) 69 69 68 69, Quincy QUEK (SGP) 70 64 71 70, Johnson POH (SGP) 68 67 68 72

276 – Nattawat SUVAJANAKORN (THA) 67 69 71 69

277 – Donlaphatchai NIYOMCHON (THA) 69 71 68 69, KOH Deng Shan (SGP) 67 72 68 70, Danny MASRIN (INA) 70 71 68 68, Wolmer MURILLO (VEN) 66 67 73 71

278 – CHOO Tze Huang (SGP) 71 69 70 68