Investor Asing Buru Saham BUMN Kapitalisasi Besar

Spread the love

Investor asing menggelontorkan dananya ke pasar saham dalam sepekan terakhir. Mereka mengincar saham badan usaha milik negara (BUMN) berkapitalisasi pasar besar (big caps).

Indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 3,80 persen dibandingkan dengan pekan lalu ke posisi 5.783,335. Kapitalisasi pasar juga ikut naik 3,80 persen atau Rp243,079 triliun menjadi Rp6.720,94 triliun dalam sepekan.

Investor asing melakukan penjualan bersih (net sell) Rp1,06 triliun pada sesi Jumat (27/11/2020). Nilai itu menjadi yang terbesar sepanjang pekan 23 November 2020—27 November 2020.

Direktur Perdagangan dan Penilaian Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Laksono Widodo mengatakan catatan net sell pada sesi Jumat (27/11/2020) dipicu oleh aksi profit taking. Pihaknya menyebut investor asing masih membukukan net buy pada November 2020.

Dalam sepekan terakhir, data menunjukkan investor asing mencetak net buy Rp300,55 miliar di seluruh papan perdagangan. Ada tiga saham yang menjadi incaran utama dan semuanya berasal dari keluarga pelat merah.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menempati urutan teratas daftar net foreign buy sepekan dengan Rp1,4 triliun. Selanjutnya, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) mengekor dengan Rp931,4 miliar. Adapun, posisi ketiga diisi oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan net buy Rp482,8 miliar.

Namun, investor asing mengambil untung dari saham-saham big caps  sektor swasta. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi sasaran aksi jual dengan net sell Rp556,7 miliar dalam sepekan.

PT Astra International Tbk. (ASII) juga bernasib sama. Produsen otomotif itu menempati urutan kedua daftar net foreign sell dengan Rp353,3 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *