ATI Ciputra Golfpreneur Junior World 2019 Kembali Digelar

Spread the love

Damai Indah Golf kembali akan menggelar “ATI Ciputra Golfpreneur Junior World 2019” presented by AKI (ATI-CGJW) di PIK Course, Jakarta, 21‐23 Mei 2019.



Penyelenggaraan turnamen ATI-CGJW merupakan penyelenggaraan turnamen yang diprakarsai oleh Bapak DR. (HC). Ir. Ciputra sejak tahun tahun 1993 dan secara konsisten dilaksanakan sampai tahun 2019. Kejuaraan ini telah menjadi agenda tetap dalam rangkaian kejuaraan Persatuan Golf Indonesia setiap tahunnya dan tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-25.

Panitia Penyelenggara menggandeng Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) sebagai sponsor utama turnamen internasional ini dan Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) sebagai presenting sponsor. Bagi ATI dan AKI hal ini merupakan keterlibatan pertama dalam sebuah turnamen golf internasional.

“Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) merupakan organisasi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengelola ruas jalan tol di Indonesia. Sebagai organisasi yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu, dan struktur terbaru ATI dikukuhkan oleh Bapak Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono pada bulan Desember 2018.

ATI mempunyai visi dan misi, membangun dan meningkatkan sarana pelayanan bagi pengguna jalan tol sebagai alternatif transportasi di Indonesia. Selain itu, ATI juga memberikan dukungan kepada semua pihak. Termasuk mereka yang berkecimpung di dunia olahraga, seperti golf.

Seperti pelaksanan turnamen golf, ATI Ciputra Golfpreneur Junior World 2019 yang digelar di Damai Indah Golf, Pantai Indah Kapuk Course, pada 21-23 Mei 2019. ATI mendukung turnamen ini karena dari turnamen ini bisa memunculkan bibit-bibit pegolf junior yang berprestasi. Mereka nantinya dapat tampil di berbagai turnamen yang digelar di seluruh Indonesia. Bahkan bisa membawa nama Indonesia di berbagai turnamen di skala internasional. ATI juga ikut dan wajib mendukung para pegolf junior ini agar bisa terus terlatih melalui berbagai turnamen, salah satunya ATI Ciputra Golfpreneur Junior World 2019. Kami, mewakili seluruh anggota ATI, selamat bertanding kepada pegolf junior dan bisa berprestasi” jelas Desi Arriyani, Ketua Umum Asosiasi Jalan Tol

Setiap tahun dalam pelaksanaannya, Panitia Penyelenggara berusaha untuk meningkatkan standar dan kualitas turnamen. Melalui kerja sama dengan The Junior Golf Tour of Asia (JGTA), the sanctioning & governing institusi untuk junior golf turnamen di Asia Pacific dimana golf tumbuh dengan sangat pesat, JGTA, teregister melaksanakan rangkaian turnamen di 15 negara di Asia Pacific. Sehingga kami mengharapkan standar turnamen meningkat baik dari sisi pemain maupun pembinaan dengan perubahan-perubahan pada ketentuan turnamen di tahun ini.

Tahun ini terdapat perubahan ketentuan pertandingan dalam hal kategori umur yang semula terbagi ke dalam 4 divisi tahun ini menjadi 3 divisi, jumlah hari pertandingan yang semula 4 hari menjadi 3 hari dan ketentuan tidak menggunakan caddy bagi peserta berusia 12-18 tahun menjadikan pemain-pemain Indonesia akan ditempa dalam level kompetisi internasional yang ketat diharapkan bisa muncul para pegolf masa depan Indonesia yang nantinya bisa menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia ke depannya. Kejuaraan memperebutkan piala Ciputra Golfpreneur untuk kategori Individual dan team untuk putra dan putri.

Sebanyak 132 pegolf dari 19 negara akan berpartisipasi dalam ATI-CGJW. Negara-negara peserta yang mengikuti ATI-CGJW adalah Australia, China, Czech Republic, Chinese Taipei, Guam, India, Hong Kong, Indonesia, Japan, Malaysia, Myanmar, Macao, Philippines, Singapore, South Africa, Thailand, United Kingdom, United States, dan Vietnam.

Sebagai tuan rumah, Indonesia akan mengirimkan 26 pegolf terbaiknya. Beberapa pegolf Indonesia, yaitu juara Kejurnas 2019 Randy Bintang, Gabriel Hansel Hari, Kentaro Nanayama dan Jonathan Xavier Hartono, akan menjadi andalan untuk menjuarai nomor Individu untuk divisi Putra di sedangkan Aurelia Grace Nicole, Tiana Ivanka Porwanto, dan Marelda Pyrena Ayal di Divisi Putri.

“Kami bangga dapat menyelenggarakan turnamen ini secara konsisten setiap tahunnya yang dalam rangka meningkatan kualitas para pegolf muda, khususnya junior-junior Indonesia. Melalui ATI-CGJW para pegolf junior. Indonesia mendapatkan kesempatan untuk bertanding dalam level kompetisi internasional. Dengan demikian, mereka terbiasa bermain dalam atmosfer kompetisi yang tinggi. Nantinya, ini akan melahirkan bibit-bibit pegolf Indonesia yang siap bertanding di dunia internasional,” jelas Nararya Ciputra Sastrawinata, Komisaris Damai Indah Golf.

Selain bentuk pembinaan, ATI-CGJW ini membuka peluang untuk memperbaiki peringkat para peserta turnamen di daftar pegolf amatir dunia karena terdaftar dalam World Amateur Golf Ranking (WAGR). “Pemenang ATI-CGJW akan meraih poin yang berdampak pada peringkat mereka di daftar pegolf amatir dunia. Ini merupakan tahun kesebelas bagi ATI-CGJW tercatat dalam WAGR. Secara khusus untuk penyelenggaraan tahun ini Panitia Penyelenggara akan memberikan Kesempatan bagi pemenang individual putra untuk mengikuti tournament ADT Ciputra Golfpreneur Tournament, turnamen golf professional yang di sanction oleh Asian Development Tour pada tanggal 21-24 Agustus 2019 di Damai Indah Golf, BSD Course ” jelas Sutopo Kristanto, Ketua Pelaksana.

Menggelar turnamen internasional seperti ACGJW bukan sesuatu yang baru bagi Damai Indah Golf-PIK Course. Lapangan kami juga telah menjadi venue berbagai turnamen internasional, di antaranya turnamen professional Asian Tour Indonesia Open (1994, 1995, 2007, 2010, 2011, 2013, dan 2014).

“PIK Course yang didesign untuk memenuhi standard turnamen internasional oleh salah satu designer lapangan golf ternama di dunia, Robert Trent Jones Jr. telah dipersiapkan dalam beberapa bulan terakhir. Lapangan kami telah memiliki standar pelayanan dan kualitas lapangan internasional. Yang pasti, kami akan memberikan ‘sambutan’ istimewa bagi para peserta ATI-CGJW agar mereka menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk menaklukkan lapangan ini.,” tambah Nararya Ciputra Sastrawinata, Komisaris Damai Indah Golf.

Di samping menjadi kompetisi internasional, ATI-CGJW dimanfaatkan pula sebagai ajang promosi wisata golf Indonesia kepada para pegolf dan offisial mancanegara. Para peserta ATI-CGJW pun akan mendapat kesempatan untuk melakukan city tour ke berbagai area wisata di DKI Jakarta. Acara pembukaan dan penutupan ATI-CGJW akan menampilkan kesenian khas Indonesia, seperti tari‐tarian dari daerah Nusantara.Tidak hanya itu, selain menggelar pertandingan internasional, ATI-CGJW menghadirkan pameran interaktif yang akan memamerkan kerajinan-kerajinan Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *