);

Indonesia Kutuk Serangan Mematikan terhadap Gereja dan Hotel di Sri Lanka

Spread the love

Pemerintah Indonesia pada hari Minggu mengutuk beberapa serangan mematikan terhadap gereja dan hotel di Sri Lanka yang telah menewaskan sedikitnya 207 orang.

“Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan bela sungkawa yang terdalam bagi para korban dan keluarga mereka,” kata pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia.



Kementerian itu mengatakan bahwa pemerintah melalui kedutaan besarnya di Kolombo terus memantau perkembangan, berkoordinasi dengan otoritas lokal dan asosiasi warga negara yang tinggal di Sri Lanka untuk memastikan keselamatan warganya dari dampak berbagai serangan keji itu.

Sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia yang terkena dampak dari serangan itu, kata pernyataan itu.

Warga negara Indonesia yang tinggal di salah satu hotel yang diserang, hotel Shangri-La, ketika serangan itu terjadi, dipastikan aman, dan sekarang berada di bawah perlindungan pihak berwenang setempat.

Beberapa orang Indonesia lain yang juga tinggal di hotel dilaporkan aman ketika mereka keluar dari hotel saat serangan terjadi di pagi hari.

Kementerian mengatakan bahwa ada 374 warga negara Indonesia tinggal di Sri Lanka, di mana 140 di antaranya tinggal di Kolombo.

Indonesia percaya bahwa pemerintah Sri Lanka dapat menangani situasi dengan tepat. Indonesia menawarkan bantuan seandainya pemerintah Sri Lanka membutuhkannya, kata pernyataan itu.

Beberapa serangan terkoordinasi terhadap gereja dan hotel di Sri Lanka pada hari Minggu telah menewaskan sedikitnya 207 orang, melukai lebih dari 450 lainnya sejauh ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *