);

Garuda Indonesia Batalkan Pembelian 49 Boeing 737 Max 8

Spread the love

Menyusul dua kecelakaan pesawat Boeing 737 Max 8 dalam lima bulan terakhir,  Garuda Indonesia akan bertemu dengan petinggi perusahaan manufaktur pesawat asal Amerika Serikat tersebut pada pekan depan terkait pengajuan pembatalan pengiriman 49 unit pesawat Boeing 737 Max 8.



“Minggu depan saya ketemu petinggi Boeing. Mereka akan datang ke Indonesia,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara, Jumat.

Ari mengatakan, pihaknya telah mengajukan pembatalan tersebut, dan kemungkinan juga mengusulkan penggantian dengan jenis pesawat lain.

“Kemungkinan (penukaran) itu ada, tapi saat ini belum mengajukan opsi ke Boeing, baru ‘cancel’ saja,” katanya.

Dari total 50 unit pesawat Boeing 737 Max 8 yang dipesan Garuda, satu di antaranya sudah dioperasikan untuk penerbangan domestik.

Namun, dia mengaku masih belum dibahas terkait satu unit Boeing 737 Max 8 yang sudah beroperasi tersebut.

Terkait biaya yang sudah dikeluarkan untuk pembelian pesawat tersebut, Ari mengatakan semua dibeli menggunakan skema pembiayaan (leasing).

“Kami enggak ada ‘capital expenditure’ tapi ‘operational expenditure’” katanya.

Ari mengatakan pembatalan tersebut dilakukan karena hilangnya kepercayaan publik terhadap pesawat Boeing 737 Max 8 setelah mengalami dua kali kecelakaan, yakni Lion Air JT 610 dan Ethiophian Airlines ET 302.

Terlebih, sejumlah otoritas penerbangan Uni Eropa dan Amerika Serikat Federal Aviation Administration sudah melarang sementara pengoperasian jenis pesawat tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *