);

Harga Minyak Kembali Jatuh, Dow Balik Naik Ditopang Saham Teknologi

Spread the love

Harga minyak jatuh 3 persen ke 51 dolar AS per barel pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), setelah sempat naik pada Jumat (7/12) menyusul kesepakatan pengurangan produksi antara OPEC dan sekutu-sekutunya. Berlanjutnya pelemahan pasar saham memicu kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan ekonomi global.



Pasar saham AS memperpanjang kerugian dramatis dalam perdagangan intraday pada Senin (10/12), karena Dow Jones Industrial mencapai sebuah “palung” dalam dan menghapus lebih dari 500 poin pada titik terendahnya, meski akhirnya Dow membalikkan penurunan itu karena saham teknologi memantul naik.

Indeks utama AS berakhir di hijau, didukung oleh reli di Facebook Inc. dan Microsoft Corp. Nilai pound jatuh karena para pedagang mengambil pandangan suram tentang prospek untuk Inggris setelah Theresa Mei menunda pemilihan Brexit yang penting. Dolar melonjak dan minyak turun.

Para analis memperingatkan bahwa kemerosotan pasar saham akan berubah melemahkan pasar minyak, karena status quo negatif memicu kekhawatiran ekonomi global yang lebih lambat dari perkiraan dan prospek permintaan yang memburuk.

Harga minyak rebound pada Jumat (7/12) setelah OPEC dan sekutunya termasuk Rusia setuju untuk memangkas produksi minyak dengan total 1,2 juta barel per hari. Skema pengurangan datang di hadapan permintaan berulang Presiden AS Donald Trump untuk penurunan harga lebih lanjut.

Menteri Energi, Industri dan Sumber Daya Mineral Saudi, Khalid al-Falih pada Senin (10/12) membahas kondisi pasar minyak dengan Menteri Energi AS Rick Perry selama kunjungan Perry ke Dhahran, Arab Saudi. Al-Falih mengatakan di Twitter bahwa mereka juga berbicara tentang “upaya Kerajaan untuk mengembangkan teknologi guna mengurangi emisi karbon, efisiensi energi dan peluang untuk kerja sama teknis antara kedua negara.”

Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari turun 1,61 dolar AS, menjadi menetap di 51 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari turun 1,7 dolar AS menjadi ditutup pada 59,97 dolar per barel di London ICE Futures Exchange.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *