);

Saham-saham AS Menguat setelah Pidato dari Kepala The Fed

Spread the love

Saham-saham AS menguat terbesar dalam delapan bulan dan dolar turun setelah nada menenangkan dari Kepala Federal Reserve Jerome Powell memicu spekulasi bahwa bank sentral kemungkinan besar menahan kenaikan suku bunga.



Setelah berbulan-bulan menunjukkan bahwa Jerome Powell  berencana untuk menaikkan suku bunga dan mendinginkan ekonomi AS, ia menunjukkan kekuatannya untuk menggairahkan pasar dengan hanya beberapa kata yang mengisyaratkan kesediaan untuk menghentikan kenaikan tahun depan.

Terselip dalam pidatonya, Powell mengatakan bahwa suku bunga “hanya di bawah” yang disebut rentang netral, tingkat yang diyakini para gubernur bank sentral tidak akan mempercepat atau memperlambat pertumbuhan ekonomi – bergeser dari komentar yang dibuatnya pada Oktober menunjukkan bahwa suku bunga masih “jauh” dari netral.

Perubahan kecil meskipun signifikan dalam kata-kata oleh Powell mengirim pasar melonjak lebih dari 600 poin pada Rabu sore (Kamis pagi WIB) karena investor bersorak atas kemungkinan perlambatan kenaikan suku bunga.

Indeks Nasdaq 100 melonjak hampir 3 persen, dengan Amazon.com dan Netflix masing-masing lebih tinggi setidaknya 5 persen.

“Saham menguat secara dramatis karena Powell mengambil nada yang jauh lebih menenangkan daripada yang dia lakukan sebulan lalu ketika dia mengatakan suku bunga jauh dari netral,” Kristina Hooper, kepala strategi pasar global di Invesco Ltd. “Hal ini sejalan dengan komentar dalam nada yang sama dari Wakil Ketua Richard Clarida dalam beberapa minggu terakhir, tetapi pasar tidak percaya karena itu tidak datang dari Powell. Sekarang investor percaya dan bereaksi dengan tepat.”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *