);

Saham Teknologi Berbalik Naik, Tapi Volatilitas Masih Membayangi

Spread the love

Saham teknologi naik pada hari Rabu (Kamis pagi WIB), membukukan rebound sebagian dari penurunan tiga hari yang berdarah-darah, meskipun analis mengatakan volatilitas dan kerugian lebih lanjut masih mungkin terjadi.



Indeks teknologi informasi S&P 500 naik sebanyak 1,7 persen, sementara kelompok layanan komunikasi – yang mencakup saham seperti Facebook, Netflix, dan induk Google Alphabet – naik 2 persen.

Kelompok-kelompok bisnis itu telah jatuh selama seminggu, dengan perusahaan-perusahaan Internet dan semikonduktor terkemuka memimpin penurunan yang luas dan curam ke posisi terendah berbulan-bulan. Indeks teknologi turun lebih dari 2 persen pada hari Selasa. Penurunan tiga hari adalah yang terburuk sejak Februari untuk indeks, yang saat ini duduk sekitar 15 persen di bawah rekor awal Oktober.

“Sangat mungkin bahwa ini cuma kebangkitan kembali setelah penurunan besar, ketimbang awal tren kenaikan jangka panjang,” kata Mark Grant, kepala strategi global di B. Riley FBR. “Kami masih menghadapi suku bunga yang lebih tinggi, perang tarif dengan China, dan masalah signifikan di Italia. Jadi sementara saya masih berpikir ini apakah tren ini akan terus berlanjut, saya tidak terburu-buru menjadi pembeli dulu.”

Saham teknologi telah berada di bawah tekanan sejak awal Oktober, dengan banyak pelemahan didorong oleh laba kuartal ketiga. Sejumlah saham penentu arah – termasuk Amazon.com Inc., Alphabet, dan banyak pembuat chip – memberikan outlook pendapatan mengecewakan yang menunjukkan perlambatan pertumbuhan.

Sejauh minggu ini, Apple telah turun 8,2 persen, penurunan mingguan terbesar sejak April 2016. Netflix turun 7 persen dan pembuat chip Nvidia Corp turun 12 persen, mengikuti penurunan mingguan ketiga berturut-turut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *