);

Dapat US$4 Miliar, Inalum Siap Bayar Akuisisi Freeport

Spread the love

PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) siap melakukan pembayaran untuk akuisisi PT Freeport Indonesia setelah masuknya dana senilai US$4 miliar dari penerbitan obligasi global.



Seperti diberitakan Bisnis.com, Kepala Komunikasi Korporat dan Hubungan Antar Lembaga Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Rendi Witular mengatakan dana segar dari penerbitan obligasi global senilai Rp4 miliar telah masuk pada Kamis (15/11/2018) waktu New York, AS atau Jumat (16/11) waktu Jakarta. Dengan demikian, saat ini perseroan telah memiliki modal untuk menambah porsi kepemilikan saham di Freeport Indonesia.

“Dananya digunakan untuk membeli saham Freeport dan sisanya untuk refinancing utang anggota holding,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (16/11).

Secara detail, Rendi menyatakan dana yang akan digunakan untuk akuisisi Freeport senilai US$3,85 miliar. Rencananya, pembayaran tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat.

“[Pembayaran akuisisi Freeport Indonesia] Pada Desember [2018],” imbuhnya.

Sebagai catatan, Inalum, Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto telah melakukan penandatanganan sejumlah perjanjian sebagai kelanjutan dari Pokok-Pokok Perjanjian (Head of Agreement/HoA) terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di Freeport Indonesia ke Inalum pada September 2018.

Sejumlah perjanjian tersebut meliputi perjanjian divestasi Freeport Indonesia, perjanjian jual beli saham PT Rio Tinto Indonesia (PTRTI), dan Perjanjian Pemegang Saham Freeport Indonesia.

Jumlah saham Freeport Indonesia yang dimiliki Inalum akan meningkat dari 9,36% menjadi 51,23%. Pemerintah Daerah (Pemda) Papua akan memperoleh 10% dari 100% saham PTFI.

Perubahan kepemilikan saham ini akan resmi terjadi setelah transaksi pembayaran sebesar US$3,85 miliar atau setara dengan Rp56 triliun kepada FCX diselesaikan sebelum akhir 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *