);

Boeing & Regulator AS Pertimbangkan Perbaikan Perangkat Lunak pada 737 Max

Spread the love

Boeing Co. dan regulator penerbangan AS tengah mempertimbangkan apakah akan mengeluarkan perbaikan perangkat lunak pada 737 Max, jenis pesawat yang terlibat dalam kecelakaan baru-baru ini di Indonesia untuk memastikan bahwa pesawat tidak akan menurun secara agresif tanpa perintah pilot.



Boeing dan Administrasi Penerbangan Federal (FAA) “terus mengevaluasi kebutuhan untuk perangkat lunak dan atau perubahan desain lainnya ke pesawat,” kata lembaga itu dalam sebuah pernyataan, Selasa (13/11).

Suatu fitur keamanan yang ditambahkan ke Max 737 yang diperbarui, yang dirancang untuk mencegah pilot kehilangan kendali, diduga oleh penyelidik Indonesia mengalami malfungsi sehingga menjadi penyebab Lion Air terjun ke Laut Jawa setelah lepas landas dari Cengkareng pada 29 Oktober. Para pilot mencoba untuk menangani beberapa malfungsi ketika kecelakaan itu terjadi, kata para peneliti.

Semua 189 penumpang tewas dalam kecelakaan itu.

FAA dan pabrikan juga mengevaluasi perlunya peningkatan lain, “termasuk prosedur operasi dan pelatihan,” kata FAA dalam pernyataannya. FAA pada 7 November mengeluarkan perintah kelaikan udara darurat yang memerintahkan maskapai AS untuk memasukkan informasi tentang fitur tersebut dalam manual percontohan mereka.

Dua serikat pilot AS di maskapai penerbangan yang menerbangkan Max mengatakan pada hari Senin bahwa perusahaan tidak secara tepat menguraikan bagaimana sistem baru bekerja dalam pelatihan dan manual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *