);

China Mulai Rasakan Pahitnya Perang Dagang dengan AS

Spread the love

Sektor manufaktur China memburuk pada Oktober saat perang dagang yang sedang berlangsung dengan AS memukul ekspor Negeri Tirai Bambu.



Indeks manajer pembelian (purchasing managers’ index/PMI) manufaktur turun menjadi 50,2 bulan ini dari 50,8 pada September, meleset dari prediksi median 50,6 dalam survei Bloomberg. Indeks pesanan baru untuk ekspor turun lebih jauh ke wilayah kontraksi, menjadi 46,9, pembacaan terendah sejak awal 2016.

Mayoritas sub-indeks menurun. Level 50 menandai garis pembatas antara ekspansi dan kontraksi.

PMI non-manufaktur, yang mencerminkan kegiatan di sektor konstruksi dan jasa, juga memburuk menjadi 53,9 dari pembacaan 54,9 bulan September. Komponen sektor jasa turun 1,3 poin menjadi 52,1, level terendah sejak pertengahan 2016, sementara komponen konstruksi naik menjadi 63,9, menyamai rekor tinggi Desember 2017.

Pemerintah China bulan ini memperkenalkan sejumlah langkah untuk menstabilkan sentimen, menambah langkah untuk meningkatkan likuiditas dalam sistem keuangan, pengurangan pajak untuk rumah tangga dan langkah-langkah yang ditargetkan untuk membantu eksportir. Langkah-langkah tersebut belum memiliki banyak pengaruh, dan khususnya pengukur pesanan ekspor memberi isyarat bahwa ekonomi akan melihat lebih banyak tekanan ke bawah di bulan-bulan mendatang.

Pejabat tinggi termasuk Presiden Xi Jinping juga berusaha untuk meningkatkan kepercayaan investor, mengomentari kekuatan fundamental ekonomi dan mencoba untuk mndongkrak pasar saham, yang telah jatuh 9 persen bulan ini.

Upaya-upaya tersebut belum terbukti berhasil, menurut serangkaian indikator awal yang disusun oleh Bloomberg Economics, yang telah menunjukkan bahwa sentimen di kalangan eksekutif dan investor terus memburuk pada Oktober.

Pada Selasa, mata uang China merosot ke level terendah terhadap dolar AS dalam lebih dari satu dekade menyusul laporan bahwa Presiden AS Donald Trump berencana untuk memperluas tarif untuk menutupi berbagai macam impor dari China jika ia tidak dapat mengambil konsesi dari Xi selama KTT pemimpin dunia G-20 di Argentina pada akhir November.

“Ketegangan perdagangan China-AS telah berdampak pada beberapa industri,” kata Wen Tao, analis dari China Logistics Information Center, yang merilis data PMI. “Ke depan, dengan kampanye pembersihan lingkungan di musim dingin yang siap diluncurkan, dan tidak ada pergeseran positif dalam friksi perdagangan AS, permintaan domestik akan relatif stabil pada November, tetapi permintaan eksternal akan terus menurun,” kata Wen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *