);

Menteri PUPR: Pemeliharaan Jembatan Suramadu Bisa Diberikan kepada Badan Usaha

Spread the love

Pemerintah membuka kesempatan pemeliharaan jembatan tol Surabaya—Madura atau Suramadu kepada badan usaha yang nantinya mendapatkan konsesi jalan tol di wilayah sekitarnya.



Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa dengan diubahnya status jembatan tol Suramadu menjadi jalan tol yang digratiskan, biaya pemeliharaan akses dari Surabaya ke Pulau Madura tersebut kembali menjadi wewenang kementeriannya.

Akan tetapi, tuturnya, terbuka opsi wewenang pemeliharaan jembatan sepanjang 5,43 kilometer tersebut diberikan kepada badan usaha yang berencana membangun jalan tol lain di sekitar wilayah Surabaya dan Madura, dengan menambahkan jembatan tersebut sebagai aset pada konsesi tol yang akan dibangun.

“Kalau ada pembangunan tol lagi di daerah dekat situ, nanti jembatan Suramadu bisa dipelihara oleh badan usaha tol tersebut sebagai asetnya, digabung dengan konsesi yang didapatkan. Untuk saat ini, pemeliharaan kembali ke PU [Kementerian PUPR],” kata Basuki seperti dikutip dari Bisnis.com, Jumat (26/10/2018).

Basuki menegaskan bahwa jembatan tersebut tidak sepenuhnya menjadi jembatan nasional yang bersifat sama dengan jalan umum.

Pada prinsipnya, kata menteri, jembatan tersebut tetap jalan bebas hambatan, tetapi dengan penggratisan tarif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *