Harga Emas Turun, Dolar Menguat

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena penguatan dolar AS mengurangi permintaan terhadap logam mulia.



Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun 10,3 dolar AS atau 0,84 persen, menjadi ditutup pada 1.215,00 dolar AS per ounce. Indeks dolar AS, sebut Xinhua, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,05 persen menjadi 96,67 pada pukul 19.00 GMT. Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Emas berjangka telah turun selama tiga hari perdagangan berturut-turut hingga Rabu (31/10), karena terus di bawah tekanan oleh dolar AS yang lebih kuat terhadap mata uang utama lainnya. Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 18 sen AS atau 1,24 persen, menjadi menetap di 14,282 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Januari 2019 naik 4,00 dolar AS atau 0,48 persen, menjadi ditutup pada 843 dolar AS per ounce.

Utang Pemerintah Rp4.416,37 Triliun, Sri Mulyani Tegaskan Ini Masih Terkendali

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan utang pemerintah masih akan terkendali pada tahun depan. “Pemerintah tetap menjaga rasio utang dalam batas yang aman, sesuai dengan UU maksimal 60% terhadap produk domestik bruto (PDB),” kata Sri Mulyani pada Rapat Paripurna DPR yang mengesahkan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 menjadi Undang-Undang (UU).



Disebutkan pembiayaan utang di tahun depan sebesar Rp 359,3 triliun tersebut lebih kecil dari proyeksi tahun ini yang sebesar Rp 387,3 triliun.

Selain itu, defisit keseimbangan primer tahun depan juga ditargetkan akan lebih rendah dari tahun ini yakni sebesar Rp 20,1 triliun. Selain itu defisit anggaran juga ditargetkan semakin mengecil di tahun depan yakni sebesar 1,84% terhadap PDB.

“Pembiayaan APBN 2019 akan dilaksanakan secara hati-hati dan risiko yang terukur. Kesehatan dan kemandirian APBN 2019 dicerminkan dengan keseimbangan primer yang semakin kecil menuju nol, serta defisit dan pembiayaan utang yang menurun, sehingga rasio utang terkendali dalam batas aman,” ujar Sri Mulyani di ruang rapat paripurna DPR RI, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Menurut Sri Mulyani, pembiayaan melalui utang hanya sebagai alat dan bagian dari instrumen fiskal untuk menuju pembangunan Indonesia. Pembiayaan utang di tahun depan tersebut merupakan yang terendah selama lima tahun terakhir.

“Pembiayaan utang 2019 menurun dari tahun-tahun sebelumnya dan bahkan menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir, yang mencerminkan APBN yang semakin sehat dan mandiri,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, pembiayaan utang akan dioptimalkan sebagai instrumen yang dapat memacu perekonomian, dengan mendorong peningkatan peran swasta, BUMN dan Badan Layanan Umum (BLU) untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur, melalui skema pembiayaan kreatif dan inovatif.

Total utang pemerintah sampai September 2018 sebesar Rp 4.416,37 triliun atau naik sebesar Rp 549,92 triliun dari Rp 3.866,45 triliun di September 2017. Dari total utang tersebut, terdiri dari pinjaman sebesar Rp 823,11 triliun dan surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 3.593,26 triliun.

Secara rinci, pinjaman luar negeri sebesar Rp 816,73 triliun dan pinjaman dalam negeri sebesar Rp 6,38 triliun. Sedangkan SBN terdiri dari denominasi rupiah sebesar Rp 2.537,16 triliun dan denominasi valas sebesar Rp 1.056,10 triliun.

RUU APBN 2019 Sah Jadi Undang-Undang

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (31/10/2018), menyetujui  Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2019 menjadi undang-undang.



Dalam kesempatan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan terimakasih untuk setiap proses penyusunan RUU APBN 2019 sehingga mendapatkan kesepakatan.

“Pemerintah mengucapkan terimakasih kepada seluruh fraksi, komisi, Badan Anggaran DPR RI yang telah melaksanakan proses pembahasan RUU APBN tahun 2019 dengan berbagai pandangan, masukan dan saran yang konstruktif, sehingga dapat dicapai kesepakatan APBN tahun 2019,” kata Sri Mulyani.

Postur APBN 2019 yang disetujui meliputi pertumbuhan ekonomi di tahun 2019 ditargetkan sebesar 5,3%, inflasi sebesar 3,5%, dan tingkat suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) tiga bulan sebesar 5,3%, serta nilai tukar rupiah sebesar Rp15.000 per USD.

Kemudian harga minyak mentah Indonesia sebesar USD70 per barel. Sementara lifting minyak 775.000 barel per hari dan lifting gas 1,25 juta barel setara minyak per hari.

Selain itu pendapatan negara ditargetkan sebesar Rp2.165,1 triliun. Pendapatan itu terdiri dari penerimaan perpajakan ditargetkan sebesar Rp1.786,4 triliun, sedangkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) ditargetkan Rp378,3 triliun.

Adapun belanja negara ditargetkan sebesar Rp2.461,1 triliun. Secara rinci, terdiri dari belanja pemerintah pusat menjadi Rp1.634,3 triliun, yang terdiri dari belanja kementerian dan lembaga (K/L) Rp855,4 triliun, serta belanja non-K/L menjadi Rp778,9 triliun.

Sementara itu, belanja non-K/L tersebut terdiri dari pembayaran bunga utang sebesar Rp275,9 triliun, subsidi energi sebsar Rp159,9 triliun, serta belanja lainnya Rp114 triliun. Alokasi subsidi energi tersebut termasuk subsidi BBM dan elpiji Rp100,7 triliun dan subsidi listrik Rp 59,3 triliun.

Kemudian alokasi untuk belanja lain-lain sudah termasuk di dalamnya dana cadangan penanggulangan bencana Provinsi NTB dan Sulawesi Tengah sebesar Rp10 triliun, serta cadangan pooling fund bencana sebesar Rp1 triliun.

Sedangkan, transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp826,8 triliun. Terdiri dari transfer ke daerah Rp756,8 triliun dan dana desa Rp70 triliun.

Dengan demikian, defisit keseimbangan primer sebesar Rp20,1 triliun. Sedangkan defisit anggaran menjadi Rp296 triliun atau 1,84% terhadap PDB.

Kemudian, untuk pembiayaan anggaran sebesar Rp296 triliun. Terdiri dari pembiayaan utang sebesar Rp359,3 triliun dan pembiayaan investasi sebesar Rp75,9 triliun.

Adapun, pembiayaan investasi antara lain mencakup dana pengembangan pendidikan nasional sebesar Rp20 triliun dan dana abadi penelitian sebesar Rp1 triliun.

Stres Bisa Membuat Otak Mengecil

Anda tentu tahu bahwa stres itu buruk untuk kesehatan Anda, tetapi menurut sebuah studi baru yang dipublikasikan di Neurology, tekanan mental ini mungkin juga berdampak buruk bagi otak Anda.



Studi baru menemukan bahwa orang dewasa paruh baya dengan tingkat kortisol tertinggi memiliki volume otak dan fungsi kognitif yang lebih rendah daripada orang dengan tingkat hormon yang lebih rendah, menunjukkan bahwa stres mungkin patut disalahkan. Hormon kortisol terlibat dalam berbagai proses tubuh yang normal, termasuk metabolisme, kekebalan dan pembentukan ingatan. Tetapi ekstra kortisol juga dilepaskan sebagai respons terhadap stres, yang mengarah ke tingkat yang lebih tinggi secara keseluruhan.

Meskipun penelitian ini tidak mengukur apakah ada orang yang menderita demensia, efek ini bisa menjadi pendorong penurunan kognitif di kemudian hari, kata rekan penulis studi Dr. Sudha Seshadri, seorang profesor neurologi di UT Health San Antonio. “Kami sebelumnya telah menunjukkan bahwa perubahan sebesar ini memprediksi tingkat demensia mental, bahkan cedera otak vaskular, dua atau tiga dekade kemudian,” kata Seshadri.

Penelitian ini melibatkan lebih dari 2.200 orang dewasa yang berpartisipasi dalam Framingham Heart Study, dengan usia rata-rata 48 tahun. Setiap orang menjalani pemeriksaan psikologis, yang menguji memori dan kemampuan berpikir, pada awal penelitian, dan dilakukan lagi sekitar delapan tahun kemudian. Mereka juga memberikan sampel darah, yang digunakan para peneliti untuk mengukur kadar kortisol, dan mayoritas memiliki scan MRI untuk mengukur volume otak.

Setelah menganalisis hasil penilaian tersebut, dan menghitung informasi demografi dan kesehatan, para peneliti menemukan hubungan antara peningkatan kadar kortisol dan volume total otak yang lebih rendah dan skor yang lebih rendah pada tes memori dan kognisi – meskipun tidak ada peserta dalam penelitian ini menunjukkan gejala demensia.

“Kenyataan bahwa dalam rentang ini, memiliki tingkat kortisol yang lebih tinggi dikaitkan dengan perubahan fungsi otak pada awal kehidupan bisa mengkhawatirkan sekaligus suatu kesempatan,” kata Seshadri. “Ada satu lagi untaian yang dapat dikerjakan untuk mengurangi dampak demensia pada kesehatan masyarakat. Saya tidak dapat memberi tahu Anda dengan pasti bahwa menurunkan kortisol akan selalu menghasilkan manfaat, tetapi ini adalah langkah pertama. ”

Seshadri merekomendasikan bersantai sedapat mungkin, karena menurunkan stres yang dirasakan juga dapat menurunkan kadar kortisol. Aktivitas yang telah terbukti mengurangi stres meliputi meditasi, olahraga, yoga, tidur yang cukup dan mempertahankan kehidupan sosial yang kuat.

“Ini adalah hal-hal yang kita ketahui menurunkan kortisol,” kata Seshadri. “Kami memperluas pemahaman kami tentang hubungan antara intervensi gaya hidup ini dan efeknya pada penurunan kognitif dan demensia.”

China Mulai Rasakan Pahitnya Perang Dagang dengan AS

Sektor manufaktur China memburuk pada Oktober saat perang dagang yang sedang berlangsung dengan AS memukul ekspor Negeri Tirai Bambu.



Indeks manajer pembelian (purchasing managers’ index/PMI) manufaktur turun menjadi 50,2 bulan ini dari 50,8 pada September, meleset dari prediksi median 50,6 dalam survei Bloomberg. Indeks pesanan baru untuk ekspor turun lebih jauh ke wilayah kontraksi, menjadi 46,9, pembacaan terendah sejak awal 2016.

Mayoritas sub-indeks menurun. Level 50 menandai garis pembatas antara ekspansi dan kontraksi.

PMI non-manufaktur, yang mencerminkan kegiatan di sektor konstruksi dan jasa, juga memburuk menjadi 53,9 dari pembacaan 54,9 bulan September. Komponen sektor jasa turun 1,3 poin menjadi 52,1, level terendah sejak pertengahan 2016, sementara komponen konstruksi naik menjadi 63,9, menyamai rekor tinggi Desember 2017.

Pemerintah China bulan ini memperkenalkan sejumlah langkah untuk menstabilkan sentimen, menambah langkah untuk meningkatkan likuiditas dalam sistem keuangan, pengurangan pajak untuk rumah tangga dan langkah-langkah yang ditargetkan untuk membantu eksportir. Langkah-langkah tersebut belum memiliki banyak pengaruh, dan khususnya pengukur pesanan ekspor memberi isyarat bahwa ekonomi akan melihat lebih banyak tekanan ke bawah di bulan-bulan mendatang.

Pejabat tinggi termasuk Presiden Xi Jinping juga berusaha untuk meningkatkan kepercayaan investor, mengomentari kekuatan fundamental ekonomi dan mencoba untuk mndongkrak pasar saham, yang telah jatuh 9 persen bulan ini.

Upaya-upaya tersebut belum terbukti berhasil, menurut serangkaian indikator awal yang disusun oleh Bloomberg Economics, yang telah menunjukkan bahwa sentimen di kalangan eksekutif dan investor terus memburuk pada Oktober.

Pada Selasa, mata uang China merosot ke level terendah terhadap dolar AS dalam lebih dari satu dekade menyusul laporan bahwa Presiden AS Donald Trump berencana untuk memperluas tarif untuk menutupi berbagai macam impor dari China jika ia tidak dapat mengambil konsesi dari Xi selama KTT pemimpin dunia G-20 di Argentina pada akhir November.

“Ketegangan perdagangan China-AS telah berdampak pada beberapa industri,” kata Wen Tao, analis dari China Logistics Information Center, yang merilis data PMI. “Ke depan, dengan kampanye pembersihan lingkungan di musim dingin yang siap diluncurkan, dan tidak ada pergeseran positif dalam friksi perdagangan AS, permintaan domestik akan relatif stabil pada November, tetapi permintaan eksternal akan terus menurun,” kata Wen.

Phil Mickelson Senang Dianggap Underdog Lawan Tiger Woods

INFOGOLFPLUS — Phil Mickelson cukup senang dirinya dianggap underdog dalam pertandingan duel pay-per-view mendatang melawan Tiger Woods.



Para analis taruhan Las Vegas telah menempatkan Mickelson di +180 melawan Woods dalam pertandingan senilai $ 9 juta mereka pada 23 November. Taruhan $ 100 pada Mickelson akan menghasilkan keuntungan bersih $ 180 jika dia menang.

Mickelson optimistis tentang potensi rejeki tak terduga dengan angka-angka itu.

“Saya menyukainya, imbalan di pihak saya sangat bagus, saya menyukainya,” kata Mickelson kepada NBC San Diego, Senin.

Woods, 42, adalah favorit di -220. Seseorang harus bertaruh $ 220 untuk menghasilkan keuntungan bersih $ 100 untuk kemenangan Woods.

Mickelson yang berusia 48 tahun mengatakan dia terus mempersiapkan pertandingan. Dia terakhir bermain di Safeway Open dan finis di T-17.

“Kami punya waktu tiga minggu, saya berlatih di gym sekarang, lalu sekitar empat hari lagi saya akan kembali ke lapangan golf,” kata Mickelson. “Saya bersemangat untuk kembali ke lapangan di Shadow Creek dan bermain Tiger, ini adalah acara yang menyenangkan. Sangat menyenangkan bagi saya di musim ini, karena itu membuat saya terus bekerja di pertandingan saya meskipun saya tidak bermain di turnamen, Saya harus meningkatkan kecepatan klab saya dan hanya bekerja pada hal yang benar, semoga ini tidak hanya membantu dalam pertandingan, tetapi untuk musim 2019 yang hebat. ”

Mickelson berbicara dalam hubungannya dengan partisipasinya dalam turnamen golf amal Freedom to Live di San Diego. Dia juga menawarkan klinik untuk para peserta.

Saham Chip & Transportasi Menguat, Dorong Wall Street 1%

Bursa saham Amerika Serikat meningkat lebih dari 1% pada perdagangan Selasa (30/10/2018), didorong oleh kenaikan saham produsen chip dan transportasi karena investor mengambil keuntungan dari harga lebih murah.



Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat naik 431,72 poin atau 1,77% ke level 24.874,64, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 menguat 41,38 poin atau 1,57% ke 2.682,63 dan Nasdaq Composite naik 111,36 poin atau 1,58% ke 7.161,65.

Seluruh 11 sektor utama indeks S&P 500 menguat lebih tinggi sehari setelah sesi volatil yang mendorong S&P 500 lebih rendah dan mendekati konfirmasi koreksi kedua di 2018.

“Anda telah mengalami guncangan pada bulan Oktober yang pada titik tertentu Anda akan mengharapkan rebound dimulai dan bertahan,” kata Chuck Carlson, CEO Horizon Investment Services, seperti dikutip Reuters.

Indeks semikonduktor Philadelphia melonjak 4,2%, didorong oleh saham Intel yang melonjak 5,2% sekaligus menjadi dorongan saham tunggal terbesar pada indeks S&P 500.

Saham produsen chip juga menguat menyusul peningkatan rating saham Nvidia dan laporan yang lebih baik dari perkiraan dari KLA-Tencor. Saham Nvidia menguat 9,4% sedangkan saham KLA-Tencor naik 7,6%.

Sementara itu, sektor transportasi pada indeks Dow Jones melonjak 2,8%, kenaikan satu hari terbesar dalam sekitar satu tahun terakhir.

Carlson mengungkapkan, penurunan harga minyak diperkirakan meningkatkan pangsa transportasi yang sedang diawasi ketat ini.

Volatilitas pasar telah melonjak dalam beberapa pekan terakhir, di tengah kenaikan suku bunga acuan dan kekhawatiran pertumbuhan ekonomi serta ketegangan perdagangan. Kekhawatiran investor juga meningkat di tengah ketidakpastian seputar pemilihan kongres AS yang sekarang tinggal seminggu lagi.

Emiten pada indeks S&P 500 berada pada jalur untuk membukukan kenaikan 25,3% laba kuartal ketiga dengan lebih dari separuh emiten telah merilis laporan keuangannya, menurut data I/B/E/S dari Refinitiv.

Meskipun ada peningkatan laba secara keseluruhan, beberapa perusahaan ternama telah merilis laporan yang mengecewakan. Pada hari Selasa, saham General Electric jatuh 8,8% setelah mengurangi dividen dan mengatakan pihaknya menghadapi penyelidikan akuntansi yang lebih dalam.

“Ketika pendapatan meningkat, sebagian besar dari mereka baik-baik saja,” kata Rick Meckler, mitra di Cherry Lane Investments.

“Hanya saja, kinerja di bawah perkiraan dicatat oleh perusahaan yang paling terkenal dan membayangi pendapatan perusahaan yang lebih kecil,” lanjutnya.