Rupiah Dibuka Melemah Hari Ini

Spread the love

INFOGOLFPLUS — Rupiah ditutup menguat pada akhir pekan lalu, tapi pada pagi hari ini pergerakannya kurang baik.

Rupiah dibuka melemah 18 poin atau 0,13% di Rp14.104 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Senin (25/6/2018).

Analis Valbury Sekuritas Indonesia menyebutkan pelemahan rupiah diprediksi akan berlanjut, seiring dengan kenaikan suku bunga.

Menurut riset mereka, Bank Indonesia (BI) memperkirakan tekanan dolar AS terhadap nilai tukar rupiah dan mata uang negara lain diproyeksikan terus terjadi hingga akhir 2018.

Namun demikian, BI akan menjaga nilai rupiah tidak kembali melemah ke level yang jauh dari nilai fundamentalnya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah sukses mempertahankan reboundnya dan berakhir menguat pada perdagangan pekan lalu, Jumat (22/6/2018), didongkrak pelemahan dolar AS.

Rupiah ditutup menguat 16 poin atau 0,11% di Rp14.086 per dolar AS, setelah mulai rebound saat dibuka dengan apresiasi 2 poin atau 0,01% di Rp14.100.

Menurut Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim, penguatan rupiah ditopang data Eropa yang positif dan aksi balas China dalam perang dagang dengan Amerika Serikat (AS) dengan memberlakukan tarif 25% untuk minyak mentah AS.

Seperti diketahui, bank sentral Inggris (Bank of England) tidak menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan Juni 2018, dan akan mempertimbangkan untuk mengerek BoE Rate pada rapat Agustus 2018.

Bersama rupiah, mayoritas mata uang di Asia menguat petang ini, dipimpin won Korea Selatan sebesar 0,44% dan peso Filipina yang menguat 0,35%. Di sisi lain, baht Thailand yang melemah 1,9% memimpin depresiasi beberapa mata uang di Asia.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau lanjut melemah 0,24% atau 0,223 poin ke level 94,639 pada pukul 17.58 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *