Wapres: Izin TKA Dipermudah untuk Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Spread the love

INFOGOLFPLUS, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan kemudahan bagi tenaga kerja asing (TKA) yang dijamin dalam Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 26 Maret 2018  tidak berarti pemerintah membiarkan orang asing untuk bekerja di Indonesia sebebas-bebasnya.

“Tidak [sebebas-bebasnya], cuma bagaimana mempermudah prosesnya. Kalau di zaman dulu hanya dikasih izin 6 bulan pertama, 6 bulan kemudian ke Singapura dulu perpanjang lagi baru dapat 6 bulan lagi. Terus besok di-sweeping sama Imigrasi atau tenaga kerja, akhirnya menyebabkan kritikan besar. Karena itu kita memperbaiki sistemnya itu dengan mempermudah izin,” ujar JK dalam Munas Apindo, Selasa (24/4/2018).

Sebelumnya, regulasi tersebut memancing polemik karena dinilai memicu gelombang buruh asing rendahan masuk dan bekerja di Tanah Air.

JK menyebut regulasi itu dihadirkan pemerintah untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi melalui investasi asing yang masuk.

Dia mencontohkan Thailand, dengan kemudahan investasi dan segala perangkat pendukungnya membuat negara tersebut dapat mamacu bidang ekspor sehingga lebih baik dari Indonesia.

JK menegaskan, regulasi tersebut tidak akan mengurangi lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja Indonesia. Justru, kata dia, regulasi ini akan mendorong penciptaan lapangan kerja baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *