);

Rory McIlroy Juara Arnold Palmer Invitational dengan Permainan Akhir yang Menakjubkan

Spread the love

Rory McIlroy memang luar biasa.

Pemain asal Irlandia Utara itu belum menang lagi di PGA Tour atau di mana pun sejak kemenangan Tour Championship 2016, tapi di Bay Hill pada Minggu dia menghentikan kekeringan gelarnya.

McIlroy—yang memulai putaran final ketinggalan dua pukulan—terlihat seperti pemain kesurupan sepanjang putaran. Berbagi posisi puncak dengan sisa enam hole lagi, McIlroy tampil menakjubkan. Dia menceploskan putt 16 kaki untuk birdie dari epron di hole 13 par 4 dan naik ke 14 under, unggul satu poin.

Dia melanjutkannya dengan menceploskan putt 21 kaki di hole berikutnya untuk memimpin dua poin di 15 under. Ini baru permulaan.

McIlroy memukul chip in untuk birdie di hole 15 dan mengebom pukulan drive 373 yard di hole 16 par 5. Pukulan wedge dari 119 yard sampai ke jarak 22 kaki dan putt dua kali berarti birdie empat kali berturut-turut. Dia naik ke 17 under, memimpin dengan keunggulan tiga pukulan.

Meski Bryson DeChambeau membuat eagle di 16 untuk mempersempit selisih hingga satu, McIlroy tetap tenang. Pemain usia 28 tahun itu memukul approach di hole 18 par 4 ke jarak 25 kaki dan memasukkan putt birdie.

Sementara itu, Tiger Woods finis T-5 di 10 under setelah menyelesaikan putaran finalnya di 3-under 69. Dia sempat berjarak satu pukulan di sembilan hole terakhir tapi tertinggal karena bogey berturut-turut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *