);

Duel Indonesia – Malaysia Akan Digelar di Riverside 5-7 September

Spread the love

Pertandingan match play ala Ryder Cup antara Indonesia dan Malaysia akan dimainkan di Riverside Golf Club, Cimanggis, Bogor, pada 5-7 September mendatang. Turnamen beregu internasional yang digelar oleh Indonesian Golf Tour itu bertajuk “Indonesian Golf Tour (IGT)-Professional Golf of Malaysia (PGM) Championship 2017”.  Hal ini dikemukakan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (22/8). Tampil sebagai pembicara dalam konferensi itu antara lain Jimmy Masrin, Ketua Indonesian Golf Tour, dan Tun Ahmad Sarji, Ketua Professional Golf of Malaysia Tour.

“Gagasannya adalah mempertemukan komunitas golf dari negara-negara yang bertetangga dan sama-sama mengembangkan kompetisi golf yang baik di antara kami,” kata Jimmy Masrin. “Tun Sarji dan saya memiliki kesamaan visi: berkeinginan untuk mengembangkan permainan golf di negara masing-masing, dan semangat kami untuk mendorong para pemain kami agar mampu berkompetisi dan unggul dalam olahraga ini adalah alasan utama kami menggelar turnamen persahabatan ini.”

Tahun ini IGT-PGM Championship merupakan perhelatan yang kedua kalinya setelah Malaysia menjadi tuan rumah kejuaraan ini tahun lalu di mana Malaysia keluar sebagai juaranya.  Berbeda dari tahun lalu, tahun ini IGT-PGM Championship akan dipertandingkan dalam format yang berbeda. Jika tahun lalu menggunakan format stroke play, IGT-PGM Championship akan memakai format match play. Perubahan format ini dimaksudkan agar pertandingan IGT-PGM Championship menjadi menarik dan dinamis. Format match play ini selalu digunakan dalam turnamen Ryder Cup, kejuaraan beregu dua tahunan yang mempertemukan tim Amerika Serikat dan Eropa. “Format stroke play tidak menarik seperti format (match play) yang digunakan dalam Ryder cup, ketika hanya dua lawan yang berkompetisi satu sama lain. Format match play mengusung lebih banyak excitement pada kompetisi di setiap pertandingannya dan juga membawa yang terbaik dalam semangat tim,” jelas Jimmy.

Dua negara ini akan mengirimkan 12 pemain di timnya masing-masing untuk bertanding di IGT-PGM Championship. Delapan pemain berasal dari daftar Order of Merit di Tour masing-masing dan empat pemain merupakan pilihan kapten. Tim Indonesia akan dikomandani Jubilant “Teddy” Arda, kapten timnas golf Indonesia ketika meraih dua medali emas (individu dan beregu putri) dan dua medali perak (individu dan beregu putra) di SEA Games 2011. IGT-PGM Championship 2017 akan menyediakan total hadiah Rp600 juta. Pemenang IGT-PGM Championship akan mendapatkan 65% dari total hadiah, sedangkan tim yang kalah akan mendapatkan 35%. Dalam format match play ini, IGT-PGM Championship 2017 akan menggunakan tiga jenis pertandingan: foursome, fourball, dan single. Dalam dua hari pertama, ada empat pertandingan foursome pada pagi hari dan empat pertandingan fourball. Di hari terakhir, akan dimainkan 12 partai single.

Tim Indonesia
George Gandranata
Indra Hermawan
Benita Y. Kasiadi
Ian Andrew
Danny Masrin
Rory Hie
Rinaldi Adiyandono
J. Andrew Wirawan
Adrian Halimi
Elki Kow
Clement E. Kurniawan
(belum ditentukan)

Tim Malaysia
Ben Leong
Khor Kheng Hwai
R. Nachimuthu
Shahriffudin Ariffin
Sukree Othman
M. Sasidaran
Irfan Yusoff
Muhammad Wafiyuddin
Kemarol Baharin
Kenneth Tobuse
Kim Leun Kwang
Amir Nazrin
Airil Rizman

Di atas kertas Malaysia sedikit lebih baik karena mereka diperkuat oleh Ben Leong yang berperingkat 590 dunia (dibandingkan pemain lain IGT-PGM Championship 2017 yang berperingkat di atas 1000) dan pernah menjuarai Asian Tour. Namun dukungan tuan rumah plus pengalaman bermain di lapangan Riverside membuat kemungkinan Indonesia menjadi juara cukup besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *