PB PGI Akan Gelar Rules School Level II

Setelah sukses menyelenggarakan Rules School level I di Gading Raya Padang Golf & Klub, Tangerang, Banten, 28 Februari -1 Maret lalu, Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) dijadwalkan menggelar Rules School level II.   Rules School level II rencananya akan diselenggarakan di Gading Raya Golf, 14-15 Agustus ini.



Ada dua kategori peserta, yaitu full participant yang akan mengikuti materi ujian selama dua hari dan sit-in-exam yang hanya akan mengikuti ujian. Untuk full participant dibatasi maksimal 40 orang. Sedangkan kategori sit-in exam akan disesuaikan dengan kondisi . Mereka yang lulus diharapkan bisa memberikan pemahaman yang lebih baik tentang rules golf kepada masyarakat golf di sekitarnya. Selain itu mereka juga sudah bisa menjadi observer atau mendampingi referee di turnamen-turnamen lokal.

“llmu yang diberikan di level II pastinya akan lebih mendalam. Sudah mempelajari tentang decision. Kami harap banyak berminat memperdalam rules ini,” jelas Anthony Chandra, Ketua Bidang Pertandingan PB PGI.

Jhonattan Vegas Pertahankan Gelar RBC Canadian Open

Jhonattan Vegas mengulang suksesnya tahun lalu dengan menjuarai RBC Canadian Open di Glen Abbey Golf Course Kanada, mengalahkan Charley Hoffman lewat playoff di hole pertama dengan satu birdie. Vegas mencetak 7-under 65 untuk memasuki playoff penentuan.



Vegas, 32, memulai hari final ketinggalan tiga pukulan, tapi dengan cepat memperkecil selisih dengan birdie di empat dari tujuh hole pertamanya. Di hole 9 dari jarak 40 kaki pemain asli Venezuela ini memasukkan putt birdie untuk memimpin bersama di 19 under. Vegas kembali menambahkan birdie di hole 11 dan 13 sebelum turun satu pukulan di hole 15 par-3, tapi kembali bangkit dengan satu birdie di hole 16. Akhirnya dia mencapai clubhouse di 21-under 267 dan bertemu Hoffman  di playoff penentuan.

Vegas memiliki musim yang cukup solid, dengan berada di 10 teratas dua kali. Kemenangan ini cukup mengejutkan. Sebelumnya dia gagal lolos cut lima kali. Kemenangan ini merupakan yang ketiga dalam kariernya, dan menjadikannya pegolf pertama yang mempertahankan gelar RBC Canadian Open sejak Jim Furyk melakukannya pada 2006 dan 2007.

 

Indonesia Siap Rebut Emas di SEA Games Kuala Lumpur

Setelah melalui proses seleksi yang objektif dengan beberapa indikator penilaian, di antaranya berdasarkan rangking tertinggi World Amateur Golf Ranking (WAGR), order of merit PB PGI, dan pilihan serta pertimbangan pelatih, Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) telah menetapkan tujuh atlet untuk tampil di SEA Games XXIX yang akan diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, 19-31 Agustus ini. Tim putra diperkuat oleh Jonathan Wijono, Naraajie Emerald Ramadhanputra, Almay Rayhan Yagutah, dan Kevin Caesario Akbar. Tim putri ada Rivani Adelia Sihotang, Tatiana Jaqueline Wijaya, dan Ida Ayu Indira Melati Putri. Mereka didampingi oleh pelatih Alga Topan, David Milne, dan Lawrie Montague.


“Targetnya harus lebih baik dari dua tahun yang lalu. Kali ini persiapannya lebih matang. Saya tidak
mau ngomong emas, perak, atau perunggu. Pokoknya lebih bagus dari sebelumnya,” kata Murdaya
Po, Ketua Umum PB PGI saat acara halal bi halal PB PGI di Pondok Indah Golf Club, Jumat (28/7).

Tiga tahun sudah Murdaya Widyawimarta Po menjalankan tugasnya sebagai Ketua Umum PB PGI
periode 2014-2018. Tapi, tidak sedikit pun semangatnya berkurang untuk terus melakukan
pembinaan olahraga golf demi prestasi bagi negeri. Tentu ini bukan pekerjaan yang mudah. Berbagai kendala harus dihadapinya. Pro dan kontra harus dihadapinya. Pria yang akrab disapa Pak Po mengakui bahwa memimpin sebuah organisasi olahraga adalah sebuah pengalaman yang istimewa. Dia tetap optimistis Indonesia mempunyai potensi besar untuk mencetak prestasi di cabang olahraga golf di masa mendatang.

“Kami berharap keberadaan setiap atlet dalam timnas dapat menumbuhkan kebersamaan. Realistisnya kita mempunyai peluang untuk mendapatkan satu emas, terutama dari tim putra. Strategi tuan rumah harus kita pelajari dan waspadai,” kata S. Christine Wiradinata, Sekjen PB PGI.

Dalam hal pembinaan atlet secara umum, Ari Hidrijantoro, Ketua Sub Bidang Pembinaan
Prestasi, menyatakan puas dengan keberadaan atlet-atlet level elite yang ada saat ini. “Yang masuk
rangking dunia (WAGR) makin banyak, sudah hampir 40 orang. Ada tiga pemain yang sudah ada di
300 dunia, yaitu Naarajie, Jonathan dan pegolf putri Inez Beatrice Wanamarta. Dan skor pemain-pemain amatir kita makin bagus. Baru terjadi ada pegolf amatir Indonesia yang bisa bermain under 20 dalam turnamen besar di lapangan yang sulit. Saat ini pemain pro dan amatir hanya dibedakan oleh status, tidak menggambarkan kemampuan bermain mereka,” jelas Ari.

Di bawah pengurus PB PGI yang sekarang, tiga pilar pembinaan yang dijalankan adalah membuat pertandingan berkala dan bermutu, pelatihan kelas dunia, dan rangking system yang adil dan terbuka. Setiap atlet diminta untuk memiliki program masing-masing dan boleh dilatih oleh pelatih yang berbeda-beda. Tapi, mereka harus memiliki platform pelatihan yang sama.

Tahun ini, PB PGI juga menerapkan program National Development Program (NOP). Program ini
dibuat untuk memberikan kesempatan sebanyak mungkin kepada para pemain golf Indonesia secara
keseluruhan. Tujuannya adalah memberikan pengalaman untuk berkompetisi, bersaing, dan
menang. Dalam hal ini PB PGI memberikan dukungan dalam bentuk memberikan subsidi untuk uji
coba turnamen-turnamen di luar negeri atau pelatihan khusus. Contohnya adalah training assessment
camp yang pernah diselenggarakan.

 

Naraajie Juara, Rivani Pertahankan Gelar di Olympic Jabar Amateur Open III

Pemain amatir andalan Indonesia Naraajie Emerald berhasil menjuarai turnamen internasional Olympic Jabar Amateur Open (OJAO ) 2017 di Emeralda dengan skor meyakinkan 10-under, unggul lima pukulan atas pemain Malaysia Chang Ervin. Di turnamen yang memasuki tahun ketiga itu Naraajie unggul terus sejak hari pertama. Ini merupakan pertama kalinya Naraajie menang seluruh putaran selama tiga hari.



Sementara itu di divisi putri, pegolf yang langganan juara di Tanah Air Rivani Adelia Sihotang berhasil mempertahankan gelar dengan meraih 5-under, unggul enam pukulan atas rekannya Kristina Natalia Yoko dan Ida Ayu Indira Melati Putri. Namun kemenangan ini harus diiringi dengan kesedihan mendalam. Ayah Rivani, David Sihotang, meninggal dunia karena serangan jantung. Ia terjatuh tak sadarkan diri saat mengiringi Rivani bertanding di hole ke-14. Sang ayah sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak terselamatkan.

Duka yang mendalam ini juga dirasakan oleh seluruh peserta, ofisial, serta wartawan. Sebelum pembagian hadiah untuk para pemenang, panitia meminta semua peserta dan hadirin mengheningkan cipta.

Di nomor beregu, gelar juara menjadi milik Ida Ayu dan Marcella Pranovia, yang mewakili Bali, dengan total 288 pukulan. Rivani dan Adelia, yang mewakili DKI Jakarta, menempati peringkat dua dengan total 289 pukulan. Duet Jawa Barat, Ribka Vania dan Patricia W Sinolungan, menempati peringkat tiga dengan total 293 pukulan.

Turnamen OJAO III internasional yang diprakarsai oleh Pengprov PGI Jawa Barat ini sekaligus juga merupakan ajang uji coba para atlet SEA Games.

“OJAO ketiga ini bisa menjadi ajang uji coba para atlet SEA Games. Mereka bisa menjajal kemampuan mereka sebelum SEA Games. Dengan makin dekatnya penyelenggaraan pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut, para peserta SEA Games tentu akan membutuhkan turnamen-turnamen kompetitif untuk menjaga performa dan sekaligus mengasah kemampuan mereka,“ kata Sirodzudin, Ketua Umum Pengprov PGI Jawa Barat.


(Foto-foto oleh M. Sultony)

Putra
1 NARAAJIE EMERALD R. (INA) 206 – 10
2 CHANG ERVIN (MAS) 211 – 5
3 GALVEN KENDALL GREEN (MAS) 212 – 4
4 AKMIN (INA) 214 – 2
5 KEVIN CAESARIO AKBAR (INA) 215 – 1
6 CHAN TUCK SOON (MAS) 218 +2
7 M.RIFQI ALAM RAMADHAN (INA) 219 +3
8 JASON MARTINUS (INA) 220 +4
ALMAY RAYHAN YAQUTA (INA) 220 +4
SUDIRMAN (INA) 220 +4

Putri
1 RIVANI ADELIA SIHOTANG (INA) 211 – 5
2 KRISTINA NATALIA YOKO (INA) 217 +1
IDA AYU INDIRA MELATI PUTRI (INA) 217 +1
4 NUR DURRIYAH DAMIAN (MAS) 218 +2
5 LIYANA AZIZAN DURISIC (MAS) 219 +3
6 LOY HEE YING (MAS) 220 +4
7 MICHELA TJAN (INA) 221 +5
MARCELLA PRANOVIA (INA) 221 +5
RIBKA VANIA (INA) 221 +5
10 PATRICIA W.SINOLUNGAN (INA) 222 +6

Naraajie Emerald Terus Memimpin di 7-Under

Naraajie Emerald asal Indonesia secara meyakinkan masih memimpin dengan 7-under menuju putaran final Olympic Jabar Amateur Open III hari ini di Emeralda Golf Club, Jawa Barat. Rekan senegaranya Rifqi Alam berbagi tempat kedua 1-under bersama Galven Kendell dan Chang Ervin asal Malaysia.
Sementara itu di divisi putri pegolf andalan tuan rumah Rivani A. Sihotang juga mempertahankan keunggulan dengan 3-under, ditempel ketat oleh rekannya Ida Ayu Indira di 2-under.



Kemarin, sebanyak 90 pemain yang terdiri dari 66 pegolf putra dan 24 pegolf putri bersaing ketat agar lolos cut dan dapat melanjutkan permainan pada ronde ketiga (final) hari ini. Pemain putra yang lolos cut berjumlah 30 orang sementara pemain putri 12 orang.

Putra
1 NARAAJIE EMERALD R. Indonesia 67 70 – 137 – 7
2 M.RIFQI ALAM RAMADHAN Indonesia 73 70 – 143 – 1
GALVEN KENDELL GREEN Malaysia 73 70 – 143 – 1
CHANG ERVIN Malaysia 72 71 – 143 – 1
5 KEVIN CAESARIO AKBAR Indonesia 72 72 – 144 PAR
ALMAY RAYHAN YAQUTA Indonesia 72 72 – 144 PAR
AKMIN Indonesia 71 73 – 144 PAR
8 TIRTO TAMARDI Indonesia 74 73 – 147 +3
9 JOLO TIMOTHY MAGCALAYO Philippines 72 76 – 148 +4
10 DANIAL DURISIC Malaysia 77 72 – 149 +5
LUCKY MAMARIMBING Indonesia 76 73 – 149 +5
JASON MARTINUS Indonesia 74 75 – 149 +5
13 SUDIRMAN Indonesia 74 76 – 150 +6
CHAN TUCK SOON Malaysia 74 76 – 150 +6
15 MOCH SEANDY ALFARABI Indonesia 75 76 – 151 +7
16 WENDY KARYANTO Indonesia 78 74 – 152 +8
JOYO PATURUSI Indonesia 76 76 – 152 +8
JOSE E. SURYADINATA Indonesia 73 79 – 152 +8
19 OCTA SADIA Indonesia 81 72 – 153 +9
RIZCHY SUBAKTI Indonesia 79 74 – 153 +9
MUNIC Indonesia 78 75 – 153 +9
ALFRED RAJA SITOHANG Indonesia 73 80 – 153 +9
23 FARHAN FADILAH Indonesia 77 77 – 154 +10
PETER GUNAWAN Indonesia 76 78 – 154 +10
DOMINIKUS GLENN YUWONO Indonesia 76 78 – 154 +10
IVAN MONSALVE Philippines 75 79 – 154 +10
27 RUDI TR Indonesia 80 75 – 155 +11
NURDANA Indonesia 76 79 – 155 +11
29 ALEXANDER VALENTINO Indonesia 78 79 – 157 +13
30 RICHNELL ALBANO Philippines 70 88 – 158 +14

Putri
1 RIVANI ADELIA SIHOTANG Indonesia 73 68 – 141 – 3
2 IDA AYU INDIRA MELATI PUTRI Indonesia 72 70 – 142 – 2
3 LIYANA AZIZAN DURISIC Malaysia 68 75 – 143 – 1
4 PATRICIA W.SINOLUNGAN Indonesia 68 76 – 144 PAR
5 NUR DURRIYAH DAMIAN Malaysia 72 73 – 145 +1
6 MARCELLA PRANOVIA Indonesia 75 71 – 146 +2
7 KRISTINA NATALIA YOKO Indonesia 76 72 – 148 +4
8 RIBKA VANIA Indonesia 73 76 – 149 +5
9 LOY HEE YING Malaysia 73 77 – 150 +6
10 VICTORIA CHANDRA Indonesia 77 74 – 151 +7
11 MICHELA TJAN Indonesia 75 77 – 152 +8
12 LYDIA SITORUS Indonesia 77 76 – 153 +9

 

Naraajie Emerald Memimpin Olympic Jabar Amateur Open dengan 5 Under

Naraajie Emerald dari Indonesia sementara memimpin di kejuaraan Olympic Jabar Amateur Open (OJAO) III dengan skor 5-under 67. Di divisi putri Patricia W. Sinolungan juga asal Indonesia memimpin bersama Liyana Azizan asal Malaysia dengan 4-under 68. Turnamen ini berlangsung pada 25-27 Juli 2016 di Emeralda Golf Club, Tapos, Cimanggis, Jawa Barat.



Ketua Umum Pengprov PGI Jawa Barat H. M. Sirodzudin menyebutkan bahwa OJAO III ini merupakan ajang uji coba para atlet SEA Games.

“OJAO ketiga ini bisa menjadi ajang uji coba para atlet SEA Games. Mereka bisa menjajal kemampuan mereka sebelum SEA Games. Dengan makin dekatnya penyelenggaraan pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut, para peserta SEA Games tentu akan membutuhkan turnamen-turnamen kompetitif untuk menjaga performa dan sekaligus mengasah kemampuan mereka,“ kata Sirodzudin di Jakarta, Jumat (21/4).

Selain menghadirkan pegolf-pegolf amatir terbaik dari berbagai provinsi, OJAO lll kali ini meningkatkan level kompetisi dengan mengundang atlet-atlet amatir terbaik dari negara-negara di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, Brunei, dan Myanmar.

Putaran Kedua sedang berlangsung.

MEN DIVISION
1 NARAAJIE EMERALD R. (INA) 67 – 5
2 RICHNELL ALBANO (PHI) 70 – 2
3 AKMIN (INA) 71 – 1
4 CHANG ERVIN (MAS) 72 PAR
JOLO TIMOTHY MAGCALAYO (PHI) 72 PAR
KEVIN CAESARIO AKBAR (INA) 72 PAR
ALMAY RAYHAN YAQUTA (INA) 72 PAR
8 M.RIFQI ALAM RAMADHAN (INA) 73 +1
JOSE E. SURYADINATA (INA) 73 +1
GALVEN KENDELL GREEN (MAS) 73 +1

LADIES DIVISION
1 PATRICIA W.SINOLUNGAN (INA) 68 – 4
LIYANA AZIZAN DURISIC (MAS) 68 – 4
3 IDA AYU INDIRA MELATI PUTRI (INA) 72 PAR
NUR DURRIYAH DAMIAN (MAS) 72 PAR
5 RIBKA VANIA (INA) 73 +1
RIVANI ADELIA SIHOTANG (INA) 73 +1
LOY HEE YING (MAS) 73 +1
8 QISTINA BALQIS (MAS) 75 +3
MARCELLA PRANOVIA (INA) 75 +3
MICHELA TJAN (INA) 75 +3

 

Jordan Spieth Renggut Mayor Ketiganya di British Open

Jordan Spieth menjuarai  Open Championship ke-146 pada hari Minggu di Royal Birkdale.

Setelah sempat lepas dari posisi atas di papan skor untuk pertama kalinya di akhir pekan itu, Spieth bangkit kembali dengan sejumlah pukulan krusial terbaiknya.

Unggul tiga pukulan atas Matt Kuchar menuju putaran final, Spieth melakukan bogey di tiga dari empat hole pertamanya sehingga posisinya tersusul.

Pemain 23 tahun itu bogey di hole 13 dan dia harus memainkan pukulan ketiganya dari driving range.

Hal ini mengingatkan kembali kegagalannya di Masters 2016, sebagai juara bertahan, dia menyia-nyiakan keunggulan lima pukulan padahal tinggal sembilan hole lagi.

Namun di British Open kali ini dia membuat prestasi: Nyaris hole in one. Putt eagle 50 kaki. Putt birdie 30 kaki.

Spieth memainkan lima hole terakhir dengan 5-under dan menutupnya dengan 1-under 69 untuk kemenangan tiga pukulan atas Matt Kuchar. Kemenangan ini merupakan prestasi ketiganya menuju karier Grand Slam  dan memberinya kesempatan menjadi pemain termuda untuk memenangi semua gelar mayor bulan depan di PGA Championship.

Spieth menyamai rekor Jack Nicklaus sebagai pemain yang berhasil menjuarai tiga mayor berbeda di usia 23 tahun.